Fitur "About You" Amazon Viral: Ketika Algoritma Terlalu Berani Menebak Tubuh Kita
Baca dalam 60 detik
- Amazon meluncurkan About You pada Mei 2026, fitur yang menampilkan kesimpulan algoritmik tentang preferensi dan kebiasaan belanja pengguna.
- Sejumlah warganet membagikan tangkapan layar berisi observasi janggal, seperti bentuk tubuh hingga kebiasaan rumah tangga, yang memicu perdebatan soal akurasi dan privasi.
- Pengguna dapat mengedit atau menghapus observasi, tetapi langkah itu tidak menghapus riwayat transaksi dan pencarian yang menjadi dasar inferensi.

Amazon kembali menjadi sorotan setelah fitur bernama About You, yang diperkenalkan pada Mei 2026, memicu gelombang reaksi di media sosial. Fitur ini menampilkan sejumlah kesimpulan algoritmik tentang diri pengguna—mulai dari bentuk tubuh, kondisi rumah tangga, hingga kebiasaan domestik—yang selama ini tersembunyi di balik sistem rekomendasi belanja. Yang membuat heboh, observasi tersebut ditulis dengan gaya bahasa lugas dan terkesan percaya diri, seolah-olah merupakan fakta yang dipastikan kebenarannya.
Pemicunya adalah satu tangkapan layar yang diunggah di Threads. Laporan sekunder dari Fast Company mengidentifikasi pengguna tersebut sebagai Megan Montgomery. Profil About You miliknya disebut mencatat bahwa ia "memiliki bokong yang rata". Unggahan itu kemudian memantik pengguna lain untuk memeriksa profil masing-masing dan membagikan temuan mereka. Beberapa di antaranya melaporkan observasi seperti tidak mampu merawat tanaman hidup, memiliki suami berkaki kurus, atau terlalu pendek untuk menjangkau kotak sedalam 40 inci. Perlu ditegaskan, semua contoh ini adalah anekdot yang dilaporkan pengguna, bukan daftar resmi kategori profil Amazon.
Komedi muncul dari jurang antara input dan output. Membeli pakaian atau menyimpan barang di daftar keinginan adalah hal biasa. Namun, ketika sistem merangkumnya menjadi pernyataan percakapan tentang bentuk tubuh, hasilnya terasa menggelikan sekaligus mengganggu. Seorang pengguna X, Justine Moore, mengunggah cuitan pada 7 Oktober 2026 yang menyebut fitur ini membuatnya tertawa terbahak-bahak. Cuitan itu dengan cepat menyebar dan memperluas jangkauan viral fitur ini.
Yang perlu dipahami, About You bukanlah kuesioner yang diisi pengguna. Fitur ini adalah profil preferensi yang sebagian besar disimpulkan secara algoritmik. Artinya, sistem menghubungkan titik-titik dari jejak belanja, bukan mengutip fakta yang pernah diserahkan pengguna. Contoh-contoh viral menunjukkan sistem bisa terlalu percaya diri, tidak akurat, atau sekadar aneh. Format bahasa yang sederhana dan percakapan membuat kesimpulan tersebut terasa lebih otoritatif daripada kenyataannya. Menurut dokumentasi bantuan Amazon, fitur ini diposisikan sebagai alat kenyamanan untuk rekomendasi yang lebih relevan, bukan sebagai profil kepribadian yang komprehensif.
"Inferensi algoritmik bukanlah fakta yang Anda serahkan; sistem sedang menghubungkan titik-titik dari jejak belanja Anda."
Bagi pengguna yang ingin memeriksa atau merapikan profil, langkahnya terbilang mudah. Di aplikasi Amazon Shopping, buka area akun atau Me, pilih nama atau preferensi belanja, lalu pilih About You. Di desktop, buka area akun, pilih profil atau "Who's shopping?", dan buka About You. Pengguna juga bisa bertanya kepada Alexa for Shopping, "Apa yang kamu ketahui tentang saya?" Setelah masuk, setiap observasi dapat ditinjau dan, jika opsi tersedia, diedit, dikoreksi, diberi umpan balik, atau dihapus.
Namun, ada perbedaan penting yang sering terlewat. Mengedit profil mengubah input personalisasi, tetapi tidak menghapus catatan aktivitas di baliknya. Menghapus satu observasi mengubah apa yang digunakan Amazon untuk menghasilkan rekomendasi, tetapi tidak otomatis menghapus riwayat pembelian, pencarian, atau aktivitas yang memunculkan inferensi tersebut. Informasi yang tersedia tidak menetapkan secara pasti berapa lama data disimpan atau apakah penghapusan observasi menghilangkan semua penggunaan data terkait di hilir. Distingsi ini krusial jika kekhawatiran Anda bukan sekadar soal rekomendasi, melainkan soal rekam jejak itu sendiri.
Transparansi atas penalaran algoritmik memang pedang bermata dua. About You memberi pengguna gambaran lebih jelas tentang apa yang dianggap Amazon sebagai preferensi dan kebiasaan mereka. Apakah transparansi ini terasa sebagai kendali yang berguna atau justru audit data yang mengganggu, sangat bergantung pada apa yang disimpulkan sistem dan seberapa akurat kesimpulan itu. Di Indonesia, di mana literasi digital dan kesadaran privasi terus tumbuh, pelajaran dari kasus ini relevan: platform e-commerce lokal yang mengandalkan rekomendasi berbasis AI perlu mempertimbangkan sejauh mana mereka membuka "isi kepala" algoritma kepada pengguna. Regulasi Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang mulai berlaku memberikan hak kepada pengguna untuk mengakses dan mengoreksi data, tetapi implementasi teknisnya masih menjadi tantangan.
Ke depan, pertanyaannya bukan hanya apakah fitur seperti About You akan semakin umum, tetapi juga bagaimana perusahaan menyeimbangkan antara personalisasi yang mulus dan rasa hormat terhadap batas privasi. Jika algoritma bisa salah menebak bentuk tubuh seseorang, apa lagi yang bisa salah? Dan yang lebih penting, siapa yang bertanggung jawab ketika tebakan itu tersaji seolah-olah sebagai kebenaran?



