IMSA Incar Sirkuit Baru di Pacific Northwest pada 2028, Jalin Sinergi dengan NASCAR
Baca dalam 60 detik
- Presiden IMSA John Doonan mengungkap rencana ekspansi kalender WeatherTech SportsCar Championship dengan target debut pada 2028, termasuk potensi balapan di Pacific Northwest dan sirkuit jalan raya.
- IMSA menjajaki kolaborasi lebih erat dengan NASCAR, termasuk menggelar balapan bersama di pangkalan militer atau sirkuit jalan raya, meniru kesuksesan NASCAR di San Diego dan Chicago.
- Untuk menekan biaya tim, IMSA mempertimbangkan sistem rotasi sirkuit ala Formula 1 dan mengirim seri pendukung seperti Michelin Pilot Challenge ke event besar NASCAR.

IMSA mulai memetakan arah baru untuk kalender WeatherTech SportsCar Championship. Presiden IMSA John Doonan menyatakan bahwa musim 2028 menjadi target utama untuk menghadirkan sirkuit-sirkuit segar, potensi balapan jalan raya, dan kerja sama yang lebih dalam dengan NASCAR. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga keberlanjutan finansial tim peserta.
Dalam pernyataannya, Doonan menekankan bahwa IMSA telah memiliki banyak tanggal dan sirkuit mapan, tetapi tetap perlu mencari peluang di wilayah yang belum tergarap. Salah satu yang paling ia minati adalah Pacific Northwest, kawasan yang dikenal dengan budaya otomotif kuat dan kehadiran perusahaan raksasa seperti Amazon, Boeing, Microsoft, dan Starbucks. "Kami akan menemukan sesuatu di sana," ujarnya, seperti dikutip Motorsport.com.
Selain ekspansi wilayah, IMSA menjajaki sinergi dengan NASCAR. Doonan mengaku terus berkomunikasi dengan kolega di NASCAR untuk mencari titik temu, termasuk kemungkinan menggelar balapan bersama di sirkuit jalan raya atau even khusus di pangkalan militer. Ia menyoroti kesuksesan NASCAR di Naval Base Coronado, San Diego, serta balapan jalanan di Chicago. "Kami ingin sesuatu yang baru dan segar. Itu sebabnya kami mencoba enam jam di Road America, dan menuju 2028 adalah tujuan besar kami," kata Doonan.
Menghadirkan balapan di pangkalan militer dinilai memiliki daya tarik emosional dan komersial tersendiri. Doonan menyebut even semacam itu sebagai bentuk penghormatan kepada personel militer. Namun, ia juga realistis bahwa segala kemungkinan masih dalam tahap penjajakan. "Sebagai orang Chicago, saya ingin melihat kami balapan di jalanan Chicago. Kita lihat nanti," tambahnya.
Jika ada peluang sirkuit jalan raya di Pacific Northwest, Doonan membuka pintu untuk semua opsi. Namun, ia menekankan pentingnya mempertimbangkan jadwal dan biaya yang harus dikeluarkan tim. Ia bahkan berkeinginan agar setiap kunjungan ke Pantai Barat bisa digabung dengan Long Beach dan WeatherTech Raceway Laguna Seca, sehingga tim cukup sekali terbang ke barat.
Meski begitu, Doonan menegaskan bahwa IMSA tidak akan meninggalkan akar tradisionalnya. Sirkuit alam seperti Michelin Raceway Road Atlanta dan Road America tetap menjadi tulang punggung kalender karena terus mencatatkan lonjakan penonton. "Kami melihat kerumunan besar di sirkuit tradisional. Di saat yang sama, kami harus menjangkau audiens yang lebih luas, mungkin di area metropolitan yang belum pernah menyaksikan balapan mobil," jelasnya.
Untuk mengelola pengeluaran tim dan menghindari kalender yang terlalu padat, IMSA mempertimbangkan sistem rotasi sirkuit yang mirip dengan pendekatan Formula 1. Doonan mengonfirmasi bahwa opsi ini "benar-benar ada di atas meja." Selain itu, IMSA dapat mengirim seri pendukung seperti Michelin Pilot Challenge ke event-event besar yang tidak bisa dihadiri WeatherTech Championship karena bentrok dengan 24 Hours of Le Mans atau Sahlen's Six Hours of The Glen. "Kami tidak mungkin menggelar balapan di San Diego karena jadwalnya tepat di tengah. Tapi mungkin kami bisa mengirim seri lain ke salah satu event NASCAR," paparnya.
"Menambah satu even saja sulit bagi semua orang dari sisi anggaran. Jadi harus benar-benar pas dengan rubik's cube musim ini." - John Doonan, Presiden IMSA
Doonan juga menyadari bahwa penambahan sirkuit baru tidak serta-merta berarti menambah satu akhir pekan balapan. Ia menegaskan bahwa IMSA sangat ketat dalam hal anggaran dan berusaha cerdas dalam memilih lokasi. "Kami harus mempertimbangkan semuanya," ujarnya.
Saat ini, sebuah inisiatif sedang berjalan untuk menjajaki even di pangkalan militer pada 2028. Agar terwujud, pekerjaan integrasi ke dalam kalender harus segera dimulai. Doonan menegaskan IMSA akan tetap merilis jadwal dua tahun sebelumnya, dengan kalender 2028 diharapkan diumumkan sekitar edisi ke-75 Mobil 1 Twelve Hours of Sebring pada Maret mendatang.
Bagi penggemar balap di Indonesia, manuver IMSA ini bisa menjadi cermin bagaimana seri balap internasional beradaptasi dengan tekanan biaya dan tuntutan pasar. Meskipun tidak ada kaitan langsung dengan sirkuit domestik, strategi rotasi dan sinergi lintas seri dapat menjadi pelajaran bagi penyelenggara balap nasional yang ingin memperluas jangkauan tanpa membebani tim. Pertanyaannya, akankah IMSA benar-benar mewujudkan gebrakan ini pada 2028, atau justru terjebak dalam kompleksitas logistik dan politik olahraga?



