Liverpool Siapkan Rp600 Miliar untuk Gilberto Mora, Bintang Muda Meksiko
Baca dalam 60 detik
- Liverpool dikabarkan mengajukan tawaran sekitar 50 juta dolar AS untuk gelandang serang Club Tijuana, Gilberto Mora, yang baru akan berusia 18 tahun.
- Mora dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia, dengan catatan 15 gol dan 6 assist dalam 62 penampilan bersama Tijuana.
- Jika transfer terwujud, Mora diprediksi mengikuti jejak Eli Junior Kroupi yang bersinar di Bournemouth di bawah asuhan Andoni Iraola.

Liverpool dikabarkan telah melayangkan tawaran senilai 50 juta dolar AS (sekitar Rp780 miliar) untuk merekrut gelandang serang muda Meksiko, Gilberto Mora, dari Club Tijuana. Langkah ini menandai keseriusan The Reds dalam mengamankan salah satu talenta paling bersinar di Amerika Latin sebelum kompetisi memperebutkannya.
Menurut laporan jurnalis Meksiko, David Faitelson, tawaran tersebut disampaikan melalui perwakilan Mora, Rafaela Pimenta. โSaya mendapat informasi di Tijuana bahwa mereka menerima tawaran dari klub Inggris, dalam hal ini Liverpool, melalui agen Gilberto Mora, Rafaela Pimenta,โ ujar Faitelson. Angka tersebut diklaim sebagai rekor penjualan tertinggi untuk Liga MX, melampaui 50 juta dolar AS.
Mora, yang baru akan genap berusia 18 tahun dalam waktu dekat, memang tengah menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola. Meski masih sangat muda, ia telah mencatatkan 13 penampilan bersama tim nasional senior Meksiko dan baru saja mencetak gol pertamanya melawan Kolombia. Di level klub, performanya bersama Club Tijuana juga impresif: enam gol dan assist dalam tujuh laga Liga MX 2026, serta total 15 gol dari 62 pertandingan di semua kompetisi.
Ketertarikan Liverpool tidak lepas dari sosok manajer Andoni Iraola, yang disebut-sebut akan segera menangani tim Merseyside tersebut. Iraola dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam mengasah pemain muda, terbukti dari kesuksesannya membina Eli Junior Kroupi di Bournemouth. Kroupi, yang dibeli dengan harga sekitar 12 juta poundsterling dari Lorient, menjelma menjadi mesin gol dengan 13 gol di musim debutnya di Premier League, memecahkan rekor untuk pemain remaja.
Jika transfer ini terwujud, Mora diproyeksikan akan bergabung dengan Liverpool pada 2027, setelah ia berusia 18 tahun dan bebas pindah ke klub Eropa. Liverpool sendiri tengah bersiap menyambut era baru di bawah arahan Julian Ward, yang kembali menjabat sebagai direktur olahraga menggantikan Richard Hughes. Ward dan FSG dikabarkan sudah menyusun rencana untuk jendela transfer Januari, dengan lini tengah menjadi prioritas utama.
โIni akan menjadi angka bersejarah, di atas 50 juta dolar AS, untuk Xolos de Tijuana untuk Gilberto Mora, yang akan berusia 18 tahun minggu depan.โ โ David Faitelson, jurnalis Meksiko.
Meski harga 37 juta poundsterling terkesan mahal untuk pemain yang belum banyak pengalaman di Eropa, potensi Mora tidak bisa dianggap remeh. Jurnalis Graeme Bailey menyebutnya sebagai โsalah satu talenta muda paling menarik di dunia sepak bolaโ. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang atau sayap kiri membuatnya fleksibel, dan ia telah menunjukkan ketajaman serta visi permainan yang matang di usianya yang masih belia.
Bagi Liverpool, investasi pada pemain muda bukan hal baru. Di bawah kepemimpinan FSG, klub kerap mendatangkan pemain potensial sebelum harga mereka melambung. Kesuksesan Kroupi di Bournemouth menjadi contoh nyata bagaimana Iraola mampu mengubah pemain mentah menjadi bintang. Mora, dengan bakat alaminya, berpotensi mengikuti jejak serupa jika ia benar-benar bergabung dengan The Reds.
Namun, masih ada keraguan mengenai kesiapan Mora untuk langsung bersaing di Premier League. Ia masih perlu beradaptasi dengan intensitas dan fisik liga Inggris. Meski demikian, dengan bimbingan Iraola yang dikenal sabar dalam mengembangkan pemain muda, Mora bisa saja menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Keputusan akhir ada di tangan Liverpool dan Tijuana. Jika transfer ini terealisasi, Mora akan menjadi salah satu pembelian termahal untuk pemain remaja asal Amerika Latin, sekaligus menandai babak baru dalam strategi rekrutmen Liverpool di bawah Julian Ward. Akankah Mora menjadi penerus Kroupi sebagai bukti kejeniusan Iraola? Waktu yang akan menjawab, tetapi langkah Liverpool ini menunjukkan ambisi mereka untuk terus bersaing di puncak sepak bola Eropa.



