Erick Thohir dan John Herdman Siapkan Evaluasi Menyeluruh Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027
Baca dalam 60 detik
- Ketua PSSI Erick Thohir menegaskan evaluasi tetap dilakukan meski Timnas Indonesia baru menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
- Sejumlah kelemahan dalam skuad Garuda akan dibenahi bersama pelatih John Herdman sebelum Piala Asia 2027.
- Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, menuntut persiapan lebih matang.

Ketua PSSI Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak akan berpuas diri setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Bersama pelatih John Herdman, ia akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi titik lemah skuad Garuda sebelum berlaga di Piala Asia 2027.
"Ya, banyak, nanti saya sama coach. Ada banyak," ujar Erick Thohir saat ditanya soal evaluasi. "Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kami perbaiki untuk persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027," tambahnya.
Evaluasi ini menjadi krusial mengingat Piala Asia 2027 akan digelar pada Januari-Februari 2027. Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Ketiga lawan tersebut memiliki kualitas yang tidak bisa dianggap remeh, terutama Jepang yang konsisten menjadi langganan Piala Dunia.
Meski berhasil mengangkat trofi, perjalanan Indonesia di ASEAN Cup 2026 tidak sepenuhnya mulus. Di partai puncak, skuad Merah-Putih sebenarnya memiliki peluang untuk menutup pertandingan dalam waktu normal. Namun, kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain—Thailand bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-81—membuat laga harus diselesaikan melalui drama adu penalti.
Erick Thohir mengakui bahwa tim lawan, terutama Thailand, memberikan perlawanan sengit. Ia juga menyoroti kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh di fase grup sebagai bukti bahwa tidak ada pertandingan yang mudah. "Kami harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir, dua laga yang tidak mudah, 9-2 tidak mudah, ini juga 2-2, tidak mudah," ucapnya.
"Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih, kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat. Tapi, kita bangsa Indonesia, bukan bangsa kalahan, kita harus terus tingkatkan sepak bola kita."
— Erick Thohir, Ketua PSSI
Pernyataan Erick Thohir menyiratkan bahwa target jangka panjang PSSI bukan sekadar bersaing di level Asia Tenggara, melainkan menembus Piala Dunia. Untuk itu, evaluasi yang dilakukan bersama Herdman akan fokus pada aspek teknis, taktik, dan mental pemain. Herdman, yang memiliki pengalaman menangani tim nasional Kanada, diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam waktu kurang dari satu tahun.
Konteks Indonesia: Piala Asia 2027 menjadi ajang pembuktian bagi sepak bola Indonesia yang sedang dalam momentum kebangkitan. Setelah sukses di ASEAN Cup, ekspektasi publik melambung tinggi. Namun, tantangan di Grup F jauh lebih berat. Jepang dan Qatar adalah tim yang rutin tampil di Piala Dunia, sementara Thailand—yang baru saja dikalahkan di final—pasti akan tampil dengan motivasi balas dendam. Persiapan yang matang dan evaluasi menyeluruh menjadi harga mati jika Indonesia ingin setidaknya lolos dari fase grup.
Dengan waktu sekitar satu tahun menuju Piala Asia 2027, pertanyaannya: mampukah Erick Thohir dan John Herdman membenahi kelemahan yang ada dan membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di pentas Asia?



