Setelah Trofi Bersejarah, Timnas Indonesia Tantang Yordania di Laga Tandang November 2026
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia menutup puasa gelar 35 tahun dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 usai menaklukkan Thailand via adu penalti.
- PSSI memastikan skuad Garuda akan melakoni laga tandang pada FIFA Matchday November 2026, dengan Yordania sebagai kandidat lawan.
- Uji coba di luar kandang menjadi batu loncatan krusial untuk mengukur daya saing Indonesia sebelum turnamen resmi berikutnya.

Timnas Indonesia mengakhiri dahaga trofi selama 35 tahun setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan dramatis atas Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026), menjadi penanda kebangkitan sepak bola nasional di panggung regional. Namun, perayaan belum sepenuhnya usai, publik sepak bola tanah air kini menanti langkah selanjutnya dari pasukan John Herdman.
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memastikan bahwa Timnas Indonesia akan kembali berlaga pada FIFA Matchday November 2026. Jendela pertandingan internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-17 November 2026, dengan setiap negara diberi kesempatan menggelar maksimal dua laga uji coba. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa skuad Garuda akan menjalani pertandingan tandang. "Pada November 2026 kita akan away, bertanding di negara lain," ujarnya, seperti dikutip dari Bola.com.
Meski demikian, identitas lawan yang akan dihadapi masih menjadi misteri. Beredar spekulasi bahwa Indonesia akan menantang Yordania di kandang lawan, tetapi Erick Thohir belum memberikan konfirmasi resmi mengenai hal tersebut. Jika terealisasi, laga melawan Yordania akan menjadi ujian menarik bagi skuad Garuda, mengingat tim Timur Tengah itu memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi dan gaya permainan fisik yang khas.
Pertandingan tandang nanti bukan sekadar agenda rutin. Sejak lama, Timnas Indonesia kerap dianggap kuat saat bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi rapuh ketika tampil di luar negeri. Uji coba melawan Yordania, jika benar terjadi, akan menjadi barometer sejauh mana mental dan taktik tim asuhan John Herdman mampu bersaing di lingkungan yang tidak bersahabat. Ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain abroad, seperti Thom Haye dan Rizky Ridho, untuk menunjukkan kematangan mereka di level internasional.
"Pada November 2026 kita akan away, bertanding di negara lain," โ Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Dari kacamata persiapan jangka panjang, FIFA Matchday November 2026 adalah momentum penting sebelum kompetisi resmi berikutnya. Federasi ingin memastikan bahwa gelar ASEAN Cup bukan sekadar euforia sesaat, melainkan titik awal menuju konsistensi prestasi. Uji coba di luar kandang akan memberikan data berharga bagi tim pelatih untuk mengevaluasi kekuatan lini belakang dan ketajaman lini depan, terutama saat menghadapi tim dengan peringkat lebih tinggi.
Bagi para penggemar, pertanyaan besarnya bukan hanya soal siapa lawan yang akan dihadapi, tetapi juga bagaimana skuad Garuda mempertahankan momentum kemenangan. Jika mampu tampil impresif di laga tandang, kepercayaan diri pemain akan meningkat menjelang turnamen-turnamen besar berikutnya. Sebaliknya, hasil buruk bisa memicu keraguan yang tidak perlu. Semua mata akan tertuju pada November 2026, saat Timnas Indonesia membuktikan bahwa trofi ASEAN Cup bukanlah puncak, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang.



