Herdman Ubah Taktik di Extra Time, Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
Baca dalam 60 detik
- Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
- Keputusan John Herdman menaikkan Elkan Baggott ke lini depan pada masa perpanjangan waktu menjadi kunci penyelamat Indonesia dari kekalahan.
- Gol penyeimbang Baggott memaksa laga berlanjut ke adu penalti, di mana Indonesia tampil lebih tenang dan memastikan gelar juara.

Timnas Indonesia memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui adu penalti 4-2 dalam laga final yang berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026) malam WIB. Pertandingan harus diselesaikan hingga 120 menit dengan skor 2-2 sebelum akhirnya ditentukan lewat tos-tosan.
Kemenangan ini tidak lepas dari keputusan taktik berani pelatih John Herdman pada masa perpanjangan waktu. Saat Indonesia tertinggal 1-2 akibat gol Peeradon Chamratsamee pada menit 111, Herdman menginstruksikan bek tengah Elkan Baggott untuk naik ke lini depan, menciptakan kejutan bagi pertahanan Thailand. Strategi itu terbukti jitu ketika Baggott menyambar bola muntahan kiper Thailand untuk menyamakan kedudukan, memaksa laga berlanjut ke adu penalti.
Herdman mengungkapkan bahwa perubahan taktik tersebut merupakan keputusan terbesar dalam laga. "Saya mendorong bek tengah tambahan untuk ikut naik membantu serangan," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan kepercayaan pada struktur permainan. "Saya mengatakan kepada para pemain: Percayalah pada struktur. Kalian akan mencetak gol dari situasi bek tengah tambahan yang ikut naik," tambahnya.
Momen krusial terjadi ketika Rizky Ridho, yang biasanya bertahan, berani melakukan overlap ke dalam bersama Kevin untuk membuka ruang bagi Baggott. Herdman menyebut aksi Ridho sebagai pemicu gol penyama kedudukan. "Rizky mengira saya memintanya untuk menahan diri. Ketika akhirnya dia memicu pergerakan dan ikut naik, dia melakukan overlap ke dalam bersama Kevin dan itu membuka ruang untuk Elkan," jelasnya.
Kemenangan ini menjadi gelar perdana Indonesia di ajang ASEAN Cup sejak format baru diperkenalkan. Bagi Herdman, trofi ini memperkuat posisinya sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Indonesia. Sementara itu, Thailand harus menerima kenyataan pahit setelah bermain dengan 10 orang sejak menit 83, namun mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir.
Keberhasilan Indonesia juga tidak lepas dari kontribusi pemain naturalisasi seperti Dean James yang mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit 83. Kombinasi pemain muda dan senior menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni. Ke depan, tantangan bagi Indonesia adalah mempertahankan konsistensi di level internasional, terutama menghadapi turnamen yang lebih besar seperti Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia. Apakah Herdman mampu membawa Tim Garuda terbang lebih tinggi lagi?



