Star Wars: Galactic Racer Bawa Formula Roguelite ke Balapan, Siap Rilis 6 Oktober
Baca dalam 60 detik
- Fuse Games, studio berisi mantan pengembang Criterion dan EA, menggarap Star Wars: Galactic Racer sebagai game balap Star Wars pertama dalam 24 tahun.
- Game ini mengadopsi struktur roguelite berbasis run, di mana pemain harus menerima kekalahan sebagai bagian dari kemajuan.
- Galactic Racer dijadwalkan meluncur 6 Oktober untuk PlayStation 5, PC, dan Xbox Series X.

Industri game balap kedatangan pendatang baru yang ambisius. Star Wars: Galactic Racer, garapan studio Inggris Fuse Games, resmi dijadwalkan rilis pada 6 Oktober mendatang untuk PlayStation 5, Windows PC, dan Xbox Series X. Ini menjadi game balap Star Wars pertama sejak Star Wars Episode I: Racer pada 1999, sekaligus debut perdana Fuse Games yang diperkuat sejumlah pengembang veteran dari Electronic Arts dan Criterion Games.
Alih-alih mengandalkan nostalgia semata, Fuse Games memilih jalur yang lebih berani: menggabungkan arcade racing dengan struktur roguelite. Pemain akan menjalani serangkaian balapan dalam satu "run", dengan setiap kegagalan menjadi bagian tak terpisahkan dari proses belajar. Pendekatan ini mengingatkan pada Hades, roguelite yang membuat pemain terus mencoba meski berkali-kali tumbang.
Dalam wawancara dengan Polygon, produser eksekutif Lucasfilm Games, Craig Derrick, dan pendiri Fuse Games, Matt Webster, mengungkap bahwa keputusan untuk tidak menyediakan tutorial mendalam adalah pilihan filosofis. "Kegembiraan menemukan sesuatu itu sangat kuat," ujar Webster. "Kami ingin pemain bertanya-tanya, mencoba-coba, dan merasakan kepuasan saat menemukan jawabannya sendiri."
Pendekatan ini sejalan dengan kritik yang belakangan mengarah pada game-game yang terlalu banyak menggandeng tangan pemain, seperti Wolverine dari Insomniac Games. Namun, Webster mengakui bahwa menyeimbangkan aksesibilitas dan kompleksitas gameplay adalah garis tipis yang harus dilalui.
"Tujuan kami bukan sekadar membuat pemain mengingat sesuatu yang mereka mainkan dulu. Bagaimana kami bisa memanfaatkan keaslian Star Wars dan nostalgia untuk menciptakan sesuatu yang baru, yang terasa belum pernah dialami, namun tetap membangkitkan kenangan itu?" โ Craig Derrick, Lucasfilm Games
Derrick menegaskan bahwa Fuse Games datang dengan misi mengembangkan genre, bukan sekadar menempelkan label Star Wars pada game balap biasa. "Sejak awal, tujuannya adalah jangan membuat game balap yang bagus lalu diberi Star Wars. Buatlah game yang hanya bisa ada sebagai game balap Star Wars," tegasnya.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Galactic Racer menandakan geliat genre balap yang mulai jenuh dengan formula simulasi dan arcade konvensional. Struktur roguelite berpotensi menarik gamer Tanah Air yang akrab dengan game mobile berbasis progresi berulang, sekaligus memperluas basis penggemar Star Wars di luar genre aksi dan RPG. Dengan harga yang kemungkinan mengikuti standar AAA, game ini bisa menjadi ujian bagi penerimaan pasar Asia Tenggara terhadap eksperimen gameplay yang menuntut kesabaran ekstra.
Ke depan, pertanyaannya bukan lagi apakah Galactic Racer bisa bersaing dengan raksasa balap seperti Gran Turismo atau Forza, melainkan apakah pemain siap menerima filosofi "kalah dulu, menang kemudian" dalam balapan. Jika berhasil, Fuse Games bisa membuka jalan bagi genre hybrid yang lebih berani di industri game global.



