Di Tengah Merger Paramount-Warner, Proyek Lord of the Rings Stephen Colbert Tetap Berjalan
Baca dalam 60 detik
- Warner Bros. memastikan film The Lord of the Rings: Shadows of the Past tidak dibatalkan dan masih dalam tahap pengembangan.
- Rumor penundaan akibat merger Paramount-Warner Bros. dibantah oleh pihak studio dan pengamat industri.
- Proyek yang digarap Stephen Colbert bersama Peter Jackson ini akan mengadaptasi bab awal trilogi yang belum pernah difilmkan.

Warner Bros. menepis kabar yang menyebut proyek film The Lord of the Rings: Shadows of the Past—hasil kolaborasi Peter Jackson dan Stephen Colbert—terhenti akibat merger Paramount-Warner Bros. Studio menegaskan bahwa proyek tersebut masih berjalan sesuai rencana, meski belum ada jadwal produksi resmi.
Isu penundaan pertama kali muncul dari laporan Knight Edge Media pada 4 Oktober yang mengklaim proyek tersebut "dihentikan sementara" pasca merger. Namun, laporan itu tidak menyertakan sumber spesifik. Kritikus industri Rob Keyes dari Screen Rant langsung membantahnya melalui media sosial X pada 5 Oktober, dengan menyatakan bahwa status proyek tidak berubah sejak beberapa minggu sebelumnya: "Mereka masih menulis, belum ada anggaran atau tanggal syuting yang dikonfirmasi." Warner Bros. kemudian menghubungi Knight Edge Media dan meminta klarifikasi. Media tersebut memperbarui artikelnya dengan pernyataan resmi dari WB: "WB menegaskan bahwa proyek ini tidak 'dibatalkan' dan masih dalam pengembangan. Seperti yang kami tulis, ini tidak dibatalkan, sehingga masih ada kemungkinan untuk diproduksi."
Shadows of the Past pertama kali diumumkan pada Maret 2026 oleh Peter Jackson, sutradara trilogi Lord of the Rings, yang menggandeng Colbert dan putranya, penulis skenario Peter McGee. Philippa Boyens, penulis skenario trilogi Lord of the Rings dan The Hobbit, turut bergabung. Proyek ini mendapat lampu hijau dari New Line dan Warner Bros. Merger Paramount-Warner Bros. memang memunculkan spekulasi tentang nasib proyek-proyek besar di bawah naungan perusahaan baru, Skydance, namun Shadows of the Past tampaknya tidak terpengaruh.
Bagi penggemar Tolkien, Shadows of the Past menawarkan sesuatu yang belum pernah terlihat di layar lebar: adaptasi bab-bab awal buku pertama yang dihilangkan dari film Jackson, yakni perjalanan hobbit dari Hobbiton ke Bree. Dalam versi buku, Frodo, Sam, Merry, dan Pippin tidak hanya berjalan santai; mereka diburu oleh Black Riders, tersesat di Barrow-downs, dan nyaris tewas oleh entitas jahat yang terkubur di sana. Film ini akan mengambil latar setelah berakhirnya trilogi asli, dengan Sam, Merry, dan Pippin menelusuri kembali langkah awal petualangan mereka. Sinopsis resmi yang dilaporkan Variety menyebutkan: "Empat belas tahun setelah kepergian Frodo, Sam, Merry, dan Pippin memulai perjalanan untuk menelusuri kembali langkah pertama petualangan mereka. Sementara itu, putri Sam, Elanor, menemukan rahasia yang lama terkubur dan bertekad mengungkap mengapa Perang Cincin hampir saja hilang sebelum dimulai."
Keterlibatan Colbert dalam proyek ini bukan hal mengejutkan. Ia dikenal sebagai penggemar berat Tolkien, bahkan sempat tampil dalam film The Hobbit: The Desolation of Smaug sebagai cameo. Kombinasi antara visi Jackson, kepiawaian Boyens, dan antusiasme Colbert menjadikan proyek ini salah satu yang paling dinanti di kalangan penggemar. Meski demikian, hingga kini belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal produksi atau pemeran yang akan terlibat.
Sementara itu, waralaba Lord of the Rings terus berjalan. Film berikutnya, The Hunt for Gollum, disutradarai Andy Serkis, akan tayang pada 17 Desember 2027. Film ini mengisahkan pencarian Aragorn atas jejak Smeagol di tanah liar sebelum Dewan Elrond, sebuah misi dari Gandalf untuk melacak asal-usul cincin misterius yang dimiliki Bilbo, lalu Frodo. Dengan dua proyek besar di jalur produksi, Warner Bros. tampaknya masih berkomitmen untuk memperluas dunia Middle-earth. Apakah Shadows of the Past akan tetap setia pada visi awal Jackson dan Colbert, atau akan ada perubahan kreatif pasca merger? Waktu yang akan menjawab, tetapi untuk saat ini, penggemar bisa bernapas lega.



