Verstappen dan Hamilton Viral Usai Momen Hangat di Sepang, Rivalitas 2021 Kembali Mengintai
Baca dalam 60 detik
- Max Verstappen merebut pole position pertama non-Mercedes di musim 2026, sementara Lewis Hamilton menempati posisi kedua untuk Ferrari di Sirkuit Sepang.
- Momen keduanya saling memberi selamat di parc ferme menuai pujian warganet karena dianggap menunjukkan sportivitas meski pernah berseteru sengit.
- Hamilton menyoroti degradasi ban sebagai tantangan utama balapan, sekaligus mengakui kecepatan Verstappen dalam long run dengan Red Bull yang telah diperbarui.

Max Verstappen dan Lewis Hamilton kembali mencuri perhatian, bukan karena insiden di lintasan, melainkan aksi saling menghormati setelah sesi kualifikasi Grand Prix Bahrain di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Verstappen mengunci posisi terdepan pertama untuk mesin non-Mercedes pada musim 2026, sedangkan Hamilton harus puas start dari urutan kedua bersama Ferrari—menandai front row kelimanya secara beruntun di sirkuit tersebut.
Momen hangat itu terjadi di parc ferme, area tertutup setelah pembalap turun dari mobil. Keduanya terlihat berjabat tangan dan berbincang singkat, kontras dengan sejarah panjang persaingan mereka yang pernah memuncak pada 2021. Foto interaksi tersebut langsung menyebar di media sosial dan memicu beragam reaksi, dari nostalgia hingga harapan akan duel sengit di balapan nanti.
Warganet di platform Reddit dan media sosial lain menyebut momen itu "menyejukkan" dan "salut antar juara". Seorang pengguna menulis, "Pasangan yang sudah bercerai, tapi tetap bahagia untuk satu sama lain," sementara yang lain menambahkan, "Jika saja para penggemar bisa saling menghormati seperti kedua pembalap ini." Ada pula yang menyoroti potensi bangkitnya rivalitas panas seperti pada 2021, dengan komentar "flashback 2021" dan "game recognises game".
"Saya jauh lebih senang dengan mobil saat ini, tapi besok adalah pertandingan yang sama sekali berbeda. Membuat ban ini bertahan di trek ini—ban sudah kepanasan sejak awal. Setiap wheelspin, setiap gerakan kecil, membuat perbedaan besar. Saya rasa kami punya keseimbangan yang baik. Max sangat cepat dalam long run, jadi saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menempelnya besok."
— Lewis Hamilton, pembalap Ferrari
Hamilton secara khusus menyoroti degradasi ban sebagai faktor penentu. Menurutnya, suhu trek di Sepang yang tinggi membuat ban cepat panas, sehingga setiap putaran roda yang berlebihan dapat memperpendek usia ban. Ia juga mengakui kecepatan Verstappen dalam simulasi balapan, terutama setelah Red Bull membawa paket pembaruan yang meningkatkan performa mobil.
Bagi penggemar Formula 1 di Indonesia, momen ini menjadi pengingat bahwa sirkuit Sepang—yang sempat absen dari kalender F1—kini kembali menjadi panggung persaingan global. Antusiasme terhadap balapan di Malaysia sering kali berdampak pada pasar otomotif dan pariwisata di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia. Selain itu, rivalitas Verstappen-Hamilton selalu menjadi magnet bagi penonton Tanah Air, yang jumlahnya terus tumbuh seiring meningkatnya liputan F1 di platform digital.
Balapan utama pada Minggu nanti akan menjadi ujian sesungguhnya. Dengan Verstappen di depan dan Hamilton membayangi, pertanyaan besarnya: akankah keduanya kembali terlibat duel sengit seperti masa lalu, atau justru menunjukkan sportivitas yang sama hingga garis finis? Yang jelas, tensi di lintasan akan terjawab dalam hitungan jam.



