Gagal Rekrut Vinicius, Arsenal Kini Incar Endrick: Strategi Baru di Bursa Januari
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dilaporkan tengah memantau peluang merekrut Endrick dari Real Madrid dengan harga sekitar £60 juta pada bursa transfer musim dingin mendatang.
- Kegagalan mendatangkan Vinicius Junior pada musim panas lalu justru dinilai membawa berkah karena performa pemain Brasil itu menurun drastis di musim 2026/27.
- Endrick menawarkan solusi jangka panjang dengan catatan statistik impresif, termasuk rasio gol per menit yang lebih baik daripada Vinicius.

Arsenal dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan merekrut penyerang muda Real Madrid, Endrick, pada bursa transfer Januari mendatang. Menurut laporan TEAMtalk, manajemen The Gunners telah memantau situasi pemain berusia 20 tahun itu dan siap menggelontorkan dana sekitar £60 juta untuk mengamankan jasanya. Langkah ini muncul setelah kegagalan Arsenal mendatangkan Vinicius Junior pada musim panas lalu, yang kini justru dipandang sebagai berkah tersembunyi.
Pada jendela transfer sebelumnya, Arsenal berupaya keras memboyong Vinicius dari Santiago Bernabeu. Winger Brasil itu hanya menyisakan satu tahun dalam kontraknya, dan Arsenal melihat peluang untuk memanfaatkan situasi tersebut. Namun, Vinicius memilih memperpanjang masa baktinya bersama Real Madrid, mengubur harapan Arsenal. Kini, performa Vinicius di musim 2026/27 menurun tajam: hanya mencetak satu gol dalam delapan penampilan di semua kompetisi, dengan tingkat keberhasilan umpan silang hanya 5%—menempatkannya di antara 9% pemain terburuk di lima liga top Eropa.
Kegagalan itu ternyata membuka jalan bagi opsi lain. Endrick, yang juga berasal dari Brasil, disebut sebagai target utama Arsenal untuk memperkuat lini depan. Pemain muda ini gagal menembus starting eleven Real Madrid pada awal musim 2026/27, dan klub ibu kota Spanyol itu dikabarkan terbuka untuk melepasnya, baik dengan status pinjaman maupun permanen. AS Roma juga dikabarkan tertarik, tetapi Arsenal diyakini memiliki daya tarik lebih besar berkat proyek jangka panjang Mikel Arteta.
Statistik Endrick musim lalu bersama Lyon—dipinjam dari Real Madrid—menunjukkan potensi besarnya. Meski hanya tampil 16 kali, ia mengoleksi total 12 gol dan assist, serta menciptakan 2,2 peluang per 90 menit, menempatkannya di atas 97% penyerang di Eropa. Kemampuannya melewati lawan dengan dribel cepat mengingatkan pada gaya Vinicius, tetapi dengan efisiensi yang lebih tinggi. Direktur Palmeiras, Joao Paolo Sampaio, bahkan menyebutnya sebagai "superstar" yang siap bersinar di level tertinggi.
"Endrick memiliki kualitas untuk menjadi starter reguler di Arsenal dan memberikan dimensi baru pada lini serang," demikian analisis dalam laporan tersebut, yang menekankan bahwa pemain muda Brasil itu bisa menjadi sosok pengganti ideal bagi Vinicius.
Bagi Arsenal, merekrut Endrick bukan sekadar menambah kedalaman skuad. Ini adalah langkah strategis untuk mempertahankan gelar Premier League yang mereka raih musim lalu. Dengan Manchester City yang terancam sanksi pengurangan poin akibat pelanggaran aturan finansial, peluang Arsenal untuk mendominasi semakin terbuka. Kehadiran Endrick akan memberikan opsi tambahan di lini depan yang sempat menjadi titik lemah, terutama saat menghadapi jadwal padat dan cedera pemain kunci.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah Arsenal akan benar-benar merealisasikan minatnya. Real Madrid mungkin masih ingin mempertahankan Endrick sebagai bagian dari regenerasi skuad, tetapi minimnya menit bermain bisa mendorong sang pemain mencari pengalaman baru. Jika transfer ini terwujud, Arsenal tidak hanya mendapatkan penyerang muda berbakat, tetapi juga sinyal bahwa mereka serius bersaing di level domestik dan Eropa. Akankah Endrick menjadi kepingan terakhir puzzle Arteta, atau justru menjadi peluang yang kembali lewat begitu saja?



