Marc Marquez Menang Sprint MotoGP Jepang, Jorge Martin Terdepak ke Posisi Tiga
Baca dalam 60 detik
- Marc Marquez memenangi sprint race MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, memangkas jarak dengan pemimpin klasemen Jorge Martin menjadi tujuh poin.
- Martin dan Enea Bastianini mendapat penalti track limits setelah finis, membuat Diogo Moreira naik ke posisi kedua—hasil terbaiknya di MotoGP.
- Insiden lap pertama melibatkan Alex Marquez yang menabrak Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio, sementara Marco Bezzecchi harus puas finis keenam.

Marc Marquez memenangi sprint race MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Sabtu, sekaligus memangkas selisih poin dengan pemimpin klasemen Jorge Martin menjadi tujuh poin menjelang balapan utama Minggu. Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan gelar musim ini belum usai.
Marquez, yang start dari baris depan, langsung menyalip Martin di tikungan pertama. Sejak itu, pembalap Spanyol tersebut tak pernah lagi memberikan celah bagi Martin untuk merebut kembali posisi. Martin yang start dari pole harus puas finis ketiga setelah terkena penalti track limits, begitu pula Enea Bastianini yang turun ke peringkat empat. Penalti tersebut mengangkat Diogo Moreira ke posisi kedua—pencapaian terbaiknya sepanjang karier di MotoGP.
Insiden besar terjadi di lap pertama ketika Alex Marquez kehilangan kendali atas Ducati Gresini-nya saat memasuki tikungan ketiga, menabrak Pedro Acosta (KTM) dan Fabio Di Giannantonio. Akibatnya, Acosta—yang tengah bersinar musim ini—harus mengakhiri balapan lebih awal. Musibah itu membuka peluang bagi pembalap KTM lainnya, Enea Bastianini, yang memanfaatkan start cepat dari posisi ketujuh untuk menghindari kekacauan dan naik ke posisi terdepan.
Di posisi ketiga sempat bertengger Marco Bezzecchi, namun pembalap Aprilia itu tak mampu mempertahankan posisinya. Bezzecchi menjadi satu-satunya pembalap terdepan yang memilih ban belakang medium, dan keputusan itu membuatnya kesulitan menjaga kecepatan. Ia disalip Bastianini pada lap ketiga, lalu Moreira dan Ai Ogura pada lap kelima. Bezzecchi akhirnya finis keenam, menyelamatkan sejumlah poin berharga.
"Kemenangan ini sangat penting untuk menjaga peluang juara. Kami masih punya balapan panjang besok," ujar Marquez usai sprint, seperti dikutip Motorsport.com.
Bagi Moreira, podium kedua ini merupakan lompatan besar. Pembalap muda itu menunjukkan konsistensi dan keberanian, terutama saat menahan tekanan dari Martin dan Bastianini di akhir balapan. Sementara Ogura, yang start dari posisi 11, berhasil finis kelima—hasil yang cukup baik di hadapan pendukung tuan rumah.
Dengan hasil ini, Martin masih memimpin klasemen, tetapi Marquez semakin dekat. Balapan utama Minggu akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua pembalap. Akankah Marquez kembali menekan dan merebut puncak klasemen? Atau Martin bangkit dan memperlebar jarak? Semua akan terjawab di Sirkuit Motegi.



