Emil Audero Kembali di Bawah Mistar, Media Spanyol Yakin Kiper Rayo Vallecano Starter di Final ASEAN Cup
Baca dalam 60 detik
- Emil Audero dipercaya tampil penuh saat Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2, penampilan perdananya di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah pulih dari cedera.
- Media Spanyol Union Rayo memprediksi John Herdman kembali menurunkan Audero sebagai kiper utama melawan Thailand di partai puncak, Senin (5/10/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
- Jika menang, Audero berpeluang meraih gelar internasional pertamanya bersama Timnas Indonesia sebelum kembali ke Rayo Vallecano untuk menghadapi Athletic Bilbao di LaLiga.

Emil Audero kembali mengisi pos penjaga gawang Timnas Indonesia pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, saat skuad Garuda membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Penampilan itu menjadi debutnya di turnamen tersebut setelah sebelumnya absen karena cedera.
Kepercayaan pelatih John Herdman kepada kiper 29 tahun itu langsung berbuah performa solid. Meski kebobolan dua gol, Audero tercatat melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk antisipasi terhadap sontekan Farhaan Ali Wahid pada detik-detik akhir yang kemudian berujung gol penentu Mitchell Baker. Dua gol Bangladesh lebih banyak disebabkan celah di lini belakang, terutama di area Rizky Ridho, bukan karena kesalahan langsung sang kiper.
Media Spanyol Union Rayo, dalam artikel yang terbit Jumat (2/10/2026), meyakini Audero akan kembali menjadi pilihan pertama saat Indonesia menantang Thailand di partai final, Senin (5/10/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. "Emil Audero akan tampil di final FIFA ASEAN Cup. Kiper Rayo Vallecano ini menjadi starter untuk Indonesia dalam pertandingan penentuan melawan Bangladesh, yang berakhir dengan kemenangan spektakuler 9-2," tulis Union Rayo.
Keputusan Herdman untuk mengistirahatkan Audero pada dua laga awal melawan Singapura dan Malaysia—di mana Maarten Paes tampil dengan dua clean sheet—menunjukkan rotasi yang terukur. Kini, dengan Audero kembali bugar, persaingan di bawah mistar justru menguntungkan Indonesia menjelang laga puncak.
Bagi Audero, final nanti bukan sekadar pertandingan biasa. Jika ia diturunkan dan membawa Indonesia juara, itu akan menjadi trofi internasional pertamanya bersama skuad Garuda. Union Rayo menyebut momen ini sebagai kesempatan emas: "Kini ia memiliki kesempatan untuk memperebutkan gelar juara. Sekaligus akan menjadi pertandingan internasional terakhir Audero sebelum kembali ke Rayo Vallecano."
Setelah jeda internasional, Audero harus segera kembali ke Spanyol. Ia sudah tampil tiga kali bersama Los Franjirrojos dan dijadwalkan menghadapi Athletic Bilbao di kandang sendiri, Sabtu (10/10/2026). Namun, jadwal padat itu menimbulkan tantangan logistik: tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Madrid, dan perjalanan tercepat memakan waktu hampir 18 jam. Jika final berakhir Senin malam, Audero kemungkinan baru tiba di Madrid pada Rabu pagi, menyisakan hanya dua atau tiga sesi latihan sebelum laga LaLiga.
Pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, disebut masih memiliki cukup waktu untuk menurunkan Audero sebagai starter. Namun, risiko jetlag dan kelelahan tetap membayangi. Bagi Timnas Indonesia, fokus tentu tertuju pada satu hal: memastikan Audero tampil prima di partai final melawan Thailand. Mampukah kiper kelahiran Mataram itu menutup turnamen dengan gelar juara sekaligus memperkuat posisinya di klub? Publik sepak bola nasional menanti jawabannya di Gelora Bung Karno.



