Liverpool Incar Michael Olise: Bayar Rp3,1 Triliun atau Andalkan Rio Ngumoha?
Baca dalam 60 detik
- Liverpool dikabarkan menjadikan Michael Olise target utama untuk mengisi pos sayap kanan yang ditinggalkan Mohamed Salah.
- Bayern Munich menolak melepas Olise dan berencana memperpanjang kontraknya, dengan klausul rilis โฌ200 juta menjadi penghalang.
- Rio Ngumoha, 18 tahun, dianggap belum siap menjadi penerus Salah, sehingga Liverpool butuh pemain kelas dunia sekarang.

Liverpool dilaporkan menempatkan Michael Olise sebagai target transfer prioritas untuk mengisi kekosongan di sisi kanan serangan, pos yang selama bertahun-tahun menjadi milik Mohamed Salah. Menurut sumber internal Bayern Munich, The Reds telah menjadikan pemain Prancis berusia 24 tahun itu sebagai buruan utama, meski Bundesliga champions tersebut bersikeras tidak akan melepasnya.
Kehilangan Salah, yang hengkang secara bebas transfer ke Trabzonspor pada musim panas lalu, meninggalkan lubang besar di lini depan Liverpool. Manajemen FSG sempat mendatangkan Victor Munoz dan Bradley Barcola sebagai opsi lebar, tetapi belum ada yang mampu meniru konsistensi dan aura Salah. Olise, yang bersinar bersama Crystal Palace sebelum pindah ke Bayern dua tahun lalu, dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mengembalikan ketajaman di sayap kanan.
Namun, upaya Liverpool tidak akan mudah. Bayern Munich bertekad mempertahankan Olise dan berencana membuka pembicaraan perpanjangan kontrak. Klausul rilis sebesar โฌ200 juta (sekitar Rp3,1 triliun) menjadi satu-satunya celah, dan belum jelas apakah Liverpool bersedia memecahkan rekor transfer tersebut. Direktur teknis Liverpool, Julian Ward, yang baru kembali ke Anfield, menghadapi tugas berat untuk mewujudkan transfer ini.
Di sisi lain, Liverpool memiliki permata muda Rio Ngumoha. Winger 18 tahun itu mencuri perhatian setelah tampil impresif dalam 20 menit terakhir kemenangan 2-0 Inggris atas Republik Ceko. Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memuji "keberanian alami dan gaya bermain petualang" Ngumoha. Meski tidak masuk skuad Piala Dunia, Ngumoha sempat dilatih bersama skuad senior dan terus dipantau.
Meski demikian, Ngumoha masih jauh dari kata siap untuk menggantikan Salah secara permanen. Musim ini, ia belum menjadi starter di Premier League sejak laga pembuka melawan Newcastle United. Liverpool butuh pemain yang bisa langsung memberikan dampak, terutama jika ingin mengejar Arsenal di puncak klasemen. Ngumoha bisa menjadi bintang masa depan, tetapi untuk sekarang, ia lebih cocok sebagai pelapis.
"Olise adalah yang terbaik dari yang terbaik. Jika ada peluang sekecil apa pun, Liverpool harus mendorong transfer ini," tulis analis Football FanCast.
Kualitas Olise tidak perlu diragukan. Rekannya di Bayern, Harry Kane, bahkan menyebutnya "winger terbaik di dunia". Fleksibilitasnya juga teruji di Premier League saat membela Crystal Palace. Dengan kecepatan, dribel, dan visi permainan yang mumpuni, Olise diprediksi mampu beradaptasi cepat jika kembali ke Inggris.
Bagi Liverpool, mendatangkan Olise bukan sekadar soal mengganti Salah, tetapi juga tentang mengirim sinyal ambisi ke rival domestik dan Eropa. Namun, dengan harga selangit dan penolakan Bayern, apakah The Reds berani mengambil risiko finansial besar? Atau mereka akan bersabar menunggu Ngumoha matang? Waktu yang akan menjawab, tetapi jendela transfer 2027 bisa menjadi momen penentu.



