Mitchell Baker: 9 Gol dalam 7 Laga, Penentu Tiket Final ASEAN Cup 2026
Baca dalam 60 detik
- Mitchell Baker mencetak lima gol saat Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2, memastikan status juara Grup A.
- Dengan total sembilan gol dari tujuh penampilan, striker 19 tahun itu kini memimpin daftar top skor turnamen.
- Indonesia akan menantang Thailand di final pada 5 Oktober 2026, dan ketajaman Baker menjadi kunci peluang juara.

Striker muda Mitchell Baker menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh dengan skor mencolok 9-2 dalam laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Lima gol yang ia sarangkan ke gawang lawan tidak hanya mengukuhkan Indonesia sebagai juara grup, tetapi juga menempatkannya sebagai top skor sementara turnamen dengan koleksi sembilan gol dari tujuh penampilan bersama tim Merah-Putih.
Pertandingan tersebut berjalan dramatis. Bangladesh sempat memberi perlawanan, namun Baker membuka keran gol pada menit ke-11 dan menutup pesta gol di menit 90+7 setelah memanfaatkan umpan matang Ole Romeny. Gol terakhir itu krusial karena tanpa tambahan gol, Indonesia harus puas menjadi runner-up akibat kalah selisih gol dari Malaysia. Kemenangan ini membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin, sama dengan Malaysia, tetapi unggul produktivitas gol setelah mencetak 11 gol berbanding 9 gol Malaysia.
Perjalanan Baker bersama Timnas Indonesia sebenarnya baru dimulai dua bulan lalu pada Piala AFF 2026. Meski saat itu Indonesia gagal melaju jauh, pemain berusia 19 tahun tersebut langsung menjadi andalan di lini depan arahan John Herdman. Ia mencetak empat gol dalam empat pertandingan fase grup, termasuk tiga gol ke gawang Kamboja dan satu ke Timor Leste. Debutnya yang gemilang itu langsung menempatkannya sebagai top skor tim di turnamen tersebut.
Konsistensi Baker di level senior menjadi sinyal positif bagi lini serang Indonesia yang kerap kesulitan menemukan finisher tajam dalam beberapa tahun terakhir. Dengan gaya bermainnya yang lugas dan insting gol tinggi, ia mampu menjadi target man sekaligus penyelesai peluang. Kehadirannya memberi dimensi baru bagi permainan Indonesia, terutama dalam memanfaatkan umpan-umpan cepat dari lini kedua.
"Mitchell adalah pemain yang lapar gol dan selalu berada di posisi tepat. Kerja samanya dengan Ole Romeny dan pemain lain terus berkembang," ujar seorang pengamat sepak bola nasional, seperti dikutip dari diskusi pascapertandingan.
Menghadapi Thailand di final pada Senin (5/10/2026), ketajaman Baker akan menjadi faktor penentu. Thailand dikenal memiliki organisasi pertahanan rapi dan pengalaman di level regional. Namun, rekor 1,28 gol per laga yang dimiliki Baker memberikan harapan besar bagi Indonesia untuk merebut gelar juara. Pertanyaan besarnya: mampukah sang striker muda mempertahankan ketajamannya di partai puncak, atau justru tekanan final yang akan menguji mentalnya?



