Earbuds Konduksi Tulang Rp800 Ribuan: Cara Baru Berenang Sambil Dengar Musik
Baca dalam 60 detik
- Psier Bone Conduction Underwater Earbuds dijual $50, turun 58% dari harga normal $120, dengan rating IPX8 dan memori internal 32 GB.
- Teknologi konduksi tulang mengirim suara lewat getaran ke telinga dalam, menjaga saluran telinga tetap terbuka sehingga pendengar waspada terhadap lingkungan sekitar.
- Tren perangkat audio tahan air berpotensi tumbuh di Indonesia seiring meningkatnya minat masyarakat pada olahraga renang dan aktivitas luar ruang.

Bagi sebagian orang, berenang tanpa alunan musik terasa hambar. Kini Amazon menawarkan solusi lewat Psier Bone Conduction Underwater Earbuds yang dibanderol $50, atau sekitar Rp800 ribu, turun 58% dari harga normal $120. Perangkat ini mengusung rating IPX8, memori internal 32 GB, dan fitur AI music generation yang jarang ditemui pada earbuds sejenis.
Yang membedakan dari earbuds biasa adalah mekanisme konduksi tulang. Alih-alih menancap di liang telinga, perangkat ini menempel di tulang pipi atau pelipis dan mengirim getaran suara langsung ke telinga bagian dalam. Konsekuensinya, saluran telinga tetap terbuka, memungkinkan pengguna mendengar suara sekitar—mulai dari teriakan di tepi kolam hingga klakson kendaraan saat berlari di jalan raya.
Desain open-ear juga diklaim mengurangi risiko infeksi telinga. Earbuds konvensional kerap memerangkap air dan bakteri di liang telinga, memicu rasa nyeri yang bisa membuat seseorang absen berenang berhari-hari. Dengan saluran yang tetap terbuka, air lebih mudah mengalir keluar setelah sesi latihan.
Dari sisi kualitas audio, produsen mengklaim suara tetap jernih meski digunakan di bawah permukaan air. Bagi perenang rekreasi maupun atlet yang ingin tetap mendengarkan panduan latihan atau playlist favorit, perangkat ini menawarkan kompromi antara hiburan dan keselamatan.
"Kemampuan mendengar lingkungan sekitar sama pentingnya saat berenang di kolam maupun berlari di jalan," demikian pesan yang disampaikan dalam deskripsi produk, menyoroti aspek keselamatan sebagai nilai jual utama.
Di pasar Indonesia, perangkat audio tahan air masih tergolong niche. Namun, dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan olahraga air seperti renang dan paddleboarding, permintaan terhadap earbuds khusus ini berpotensi naik. Terlebih, harga diskon $50 setara dengan Rp800 ribuan—masih terjangkau bagi konsumen kelas menengah yang mencari perangkat multifungsi.
Amazon juga menyediakan berbagai model lain dengan spesifikasi serupa, sebagian bahkan turut didiskon. Bagi yang ragu dengan model Psier, alternatif dari merek lain bisa menjadi pertimbangan. Yang jelas, tren earbuds konduksi tulang untuk aktivitas basah menunjukkan bahwa industri audio terus berevolusi menjawab kebutuhan spesifik pengguna.
Ke depan, menarik untuk melihat apakah produsen lokal atau merek global akan melirik segmen ini secara serius di Indonesia. Jika ya, bukan tidak mungkin berenang sambil mendengarkan musik menjadi kebiasaan baru, bukan lagi kemewahan.



