Switch 2 Hidupkan Kembali Nemesis Forge, Fitur Legendaris Shadow of Mordor dan Shadow of War
Baca dalam 60 detik
- Port Shadow of Mordor dan Shadow of War untuk Switch 2 mengembalikan Nemesis Forge setelah lima tahun tidak aktif.
- Fitur ini memungkinkan pemain memindahkan orc terkuat dan pengikut setia dari game pertama ke sekuelnya melalui file save lokal.
- Keputusan ini menjadikan konsol Nintendo sebagai platform terbaik untuk menikmati dua RPG Lord of the Rings tersebut, meski ada catatan performa.

Dua game Lord of the Rings yang dianggap paling berpengaruh, Middle-earth: Shadow of Mordor dan Shadow of War, akhirnya mendapatkan versi Switch 2 yang membawa kembali fitur Nemesis Forge. Port ini dirilis pada 30 September dan menandai pertama kalinya fitur tersebut aktif setelah server online-nya dimatikan pada 2021. Bagi penggemar berat, ini bukan sekadar perilisan ulang biasa, melainkan pemulihan sebuah mekanik yang sempat hilang dan sulit ditiru.
Nemesis Forge sendiri adalah sistem yang memungkinkan pemain mengimpor musuh terkuat dan pengikut paling setia dari Shadow of Mordor ke Shadow of War. Sebelumnya, fitur ini bergantung pada server online Monolith. Ketika dukungan dihentikan, pemain baru kehilangan akses ke mekanik tersebut. Kini, versi Switch 2 mengatasinya dengan memanfaatkan file save lokal, sehingga proses transfer data bisa dilakukan tanpa koneksi internet.
Kehadiran kembali Nemesis Forge menegaskan posisi Switch 2 sebagai cara terbaik untuk memainkan kedua judul ini. Meskipun ada keterbatasan performa yang mungkin membuat sebagian pemain ragu, bagi banyak orang, port Nintendo ini menawarkan pengalaman paling lengkap. Pasalnya, fitur Nemesis System yang menjadi tulang punggung kedua game—di mana orc bisa kembali dengan bekas luka, ingatan akan pertempuran sebelumnya, bahkan dendam—kini bisa dinikmati secara utuh di konsol hybrid tersebut.
Bagi industri game, langkah ini menunjukkan bagaimana konsol modern dapat menghidupkan kembali fitur yang sudah mati karena kebijakan server. Ini juga menjadi sinyal bahwa Nintendo serius menarik minat pemain hardcore yang menginginkan pengalaman RPG mendalam. Di sisi lain, keputusan Monolith dan Warner Bros. untuk menghentikan dukungan online pada 2021 sempat menuai kritik karena membuat game kehilangan sebagian identitasnya. Kini, dengan pendekatan lokal, masalah tersebut setidaknya teratasi untuk pengguna Switch 2.
"Nemesis Forge adalah salah satu fitur paling inovatif dalam game modern. Mengembalikannya, meski hanya di satu platform, adalah langkah yang patut diapresiasi," ujar seorang pengamat game yang enggan disebutkan namanya.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa versi Switch 2 tidak menghadirkan kembali semua elemen online. Fitur seperti pengepungan benteng, fight pit online, dan vendetta—di mana pemain bisa berburu kapten orc dari game lain—tetap absen. Ini berarti pengalaman multipemain kompetitif yang dulu ada tidak sepenuhnya kembali. Namun, bagi pemain yang mengutamakan kampanye solo dan eksplorasi naratif, kehadiran Nemesis Forge sudah cukup menjadi nilai jual utama.
Dari perspektif pasar Indonesia, port Switch 2 ini berpotensi menarik minat gamer Tanah Air yang memiliki konsol tersebut. Meskipun basis pengguna Switch 2 di Indonesia belum sebesar PlayStation atau PC, komunitas Nintendo cukup aktif, terutama di kota-kota besar. Kehadiran fitur legendaris ini bisa menjadi pendorong penjualan, terutama di kalangan penggemar berat Lord of the Rings yang mendambakan pengalaman lengkap. Harga game dan aksesibilitas konsol tetap menjadi faktor penentu, tetapi secara konten, tawaran ini sulit ditolak.
Ke depan, menarik untuk melihat apakah Monolith atau pengembang lain akan mengadopsi pendekatan serupa untuk menghidupkan kembali fitur online yang sudah mati. Jika sukses, bukan tidak mungkin kita akan melihat lebih banyak game klasik mendapatkan port dengan fitur yang dipulihkan. Pertanyaannya, apakah pemain akan menerima kompromi performa demi fitur yang lebih lengkap? Atau justru sebaliknya, mereka menuntut kualitas teknis tanpa cela? Waktu yang akan menjawab, tetapi untuk sekarang, Switch 2 menawarkan cara terbaik menikmati dua game Lord of the Rings terbaik.



