Amado Vargas Kembali ke BKB, Hadapi Colin Huntington di Kartu 12 Laga Biloxi
Baca dalam 60 detik
- Amado Vargas, putra legenda tinju Fernando Vargas, akan melakoni laga keduanya di bare knuckle boxing melawan Colin Huntington pada 23 Oktober di Biloxi.
- Kartu utama mengalami perubahan: Pantera Guerrero menggantikan Bekhzod Usmonov untuk menantang mantan juara dunia BKB Jarod Grant.
- Kemitraan BKB dengan Bally's menghadirkan teknologi sensor pukulan ForceIQ dan distribusi digital eksklusif, memperluas jangkauan olahraga ini.

Bare Knuckle Boxing (BKB) resmi mengumumkan daftar lengkap pertarungan untuk Bally's Fightnight by BKB Biloxi yang akan digelar di Hard Rock Hotel & Casino, Biloxi, Mississippi, pada Jumat, 23 Oktober. Sebanyak 12 laga akan tersaji, termasuk kembalinya petinju super featherweight tak terkalahkan, Amado Vargas, yang akan menghadapi Colin Huntington di laga co-main event.
Vargas, salah satu putra legenda tinju Fernando Vargas, sukses menjalani debutnya di BKB 57 Juli lalu dengan kemenangan KO ronde pertama. Meski demikian, ia menegaskan belum puas dengan satu kemenangan. "Saya ingin terus membangun nama di BKB dan menunjukkan kemampuan saya setiap kali masuk ke Trigon. Saya datang ke Biloxi untuk penampilan besar lagi, dan Colin akan segera tahu apa arti olahraga ini," ujar Vargas dalam pernyataan resmi.
Perubahan terjadi di laga utama. Pantera Guerrero (1-1, 1 KO) akan menggantikan Bekhzod "The Lion" Usmonov yang semula dijadwalkan tampil. Guerrero kini ditantang mantan juara dunia BKB kelas lightweight, Jarod "Kid Gatti" Grant (8-3, 6 KO), yang berambisi kembali ke puncak divisi.
Selain laga Vargas, kartu ini juga menampilkan penurunan kelas dari juara dunia BKB light heavyweight, Cub "The Savage" Hawkins (10-1, 9 KO), yang akan bertarung di divisi middleweight melawan Rowdy Montgomery (2-0, 1 KO). Hawkins, yang telah menjadi juara dua divisi di usia 28 tahun, berusaha memperpanjang rekor kemenangan terbanyak di Trigon. Sementara Montgomery memburu kemenangan terbesar dalam kariernya.
Di kelas heavyweight, mantan juara dunia BKB "Hurricane" Ike Villanueva (5-3, 4 KO) akan menghadapi sesama veteran UFC, Cody "Bullet Train" East (2-1, 2 KO). Duel ini diprediksi berlangsung sengit mengingat pengalaman kedua petarung di ajang MMA.
Petarung lokal Biloxi, Monica "Phenomamom" Medina (3-4), mantan juara dunia BKB lightweight, akan kembali ke kampung halaman untuk melawan Claudia "Phoenix" Zamora (1-0, 1 KO). Sementara Brandon "The Shredder" Shavers (5-1, 5 KO) dari Louisiana akan menantang German Ramos (1-0, 1 KO). Jeff Denton (2-0, 2 KO) dari Tunica juga berusaha menjaga rekor tak terkalahkan melawan Cody Jenkins (2-6, 2 KO).
Kemitraan BKB dengan Bally's menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda. Teknologi sensor pukulan ForceIQ milik Bally's mampu merekam volume, tipe, dan kekuatan pukulan secara real-time. Laga akan disiarkan eksklusif melalui platform digital Bally's, termasuk aplikasi Bally Sports Live, ballysports.com, dan kanal Stadium FAST. Kerja sama ini telah dimulai sejak Januari lalu dan terus berkembang ke berbagai properti Bally's di Amerika Serikat.
"Saya tidak puas hanya dengan satu kemenangan. Saya ingin terus membangun nama di BKB dan menunjukkan kemampuan saya setiap kali masuk ke Trigon." - Amado Vargas
Bagi penggemar olahraga di Indonesia, fenomena bare knuckle boxing mungkin masih terdengar asing. Namun, format ini mulai menarik perhatian karena mengedepankan duel tanpa sarung tangan yang lebih brutal dan intens. Kehadiran nama-nama seperti Vargas dan mantan petarung UFC menunjukkan bahwa BKB semakin serius menggaet bakat-bakat kelas atas. Meski belum ada siaran langsung di Indonesia, perkembangan BKB bisa menjadi indikasi tren olahraga kombat alternatif yang mungkin masuk ke pasar Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan kartu yang penuh nama besar dan teknologi siaran inovatif, Bally's Fightnight by BKB Biloxi menjadi ajang pembuktian bagi BKB untuk memperluas basis penggemar. Pertanyaannya, apakah format tanpa sarung tangan ini mampu menembus pasar global, termasuk Indonesia, atau tetap menjadi niche di Amerika Serikat? Waktu yang akan menjawab, tetapi langkah BKB bersama Bally's patut dicermati.



