Remote Apple TV Hilang? Fitur Tersembunyi di iPhone Ini Bisa Jadi Penyelamat
Baca dalam 60 detik
- Remote Siri generasi ketiga tidak terdeteksi di aplikasi Find My, tetapi aplikasi Apple TV Remote menyediakan pelacakan berbasis sinyal Bluetooth.
- Pelacakan hanya menunjukkan perkiraan arah dan kedekatan, bukan lokasi presisi seperti AirTag, sehingga pengguna masih harus mencari manual.
- Ketiadaan speaker pada remote dan absennya teknologi Ultra-Wideband menjadi celah yang dinanti pada pembaruan Apple TV 4K berikutnya.

Kehilangan remote Apple TV sering kali berujung pada pencarian panik di sela-sela sofa. Namun, ada fitur tersembunyi di iPhone yang dapat membantu menemukan kembali perangkat mungil tersebut, meski tidak seakurat pelacakan AirTag. Fitur ini diakses melalui aplikasi Apple TV Remote yang tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam ekosistem iPhone.
Berbeda dengan perangkat Apple lain seperti iPhone atau AirTag yang bisa dilacak lewat aplikasi Find My, remote Siri generasi ketiga tidak memiliki dukungan tersebut. Apple tampaknya menyadari keterbatasan ini dan menyematkan solusi alternatif di dalam aplikasi Apple TV. Caranya, buka aplikasi tersebut—bisa melalui bilah pencarian di layar utama atau menu tarik-turun—lalu pilih perangkat Apple TV yang terdaftar. Setelah itu, tekan tombol "Find" yang berada di sisi kanan layar.
Antarmuka pelacakan akan menampilkan lingkaran berputar berwarna biru. Semakin dekat pengguna dengan remote, semakin besar lingkaran biru yang muncul. Sayangnya, fitur ini hanya memberikan petunjuk kasar mengenai posisi remote, bukan titik koordinat pasti. Dalam pengujian, remote yang terselip di bawah sofa belakang baru ditemukan setelah sofa digeser perlahan. Upaya pencarian dengan senter pun sempat gagal karena celah antara sofa dan lantai sangat sempit.
Sejumlah pengguna mempertanyakan mengapa Apple tidak langsung menyematkan AirTag di dalam remote. Namun, kebutuhan pelacakan remote sebenarnya berbeda: perangkat ini hampir tidak pernah keluar dari ruangan, sehingga pelacakan lokasi geografis tidak menjadi prioritas. Yang lebih krusial adalah kemampuan menemukan remote di dalam rumah, terutama saat terselip di bawah tumpukan bantal atau mainan anak.
Ketiadaan speaker pada remote Siri menjadi kelemahan utama. Jika remote hilang, pengguna harus mencari secara manual tanpa bisa memicunya untuk mengeluarkan suara. Padahal, menambahkan speaker sederhana akan sangat mempercepat proses pencarian. Apple juga dinilai perlu mengadopsi teknologi UWB dan pengukur jarak presisi pada generasi Apple TV 4K berikutnya, sehingga pelacakan bisa lebih akurat seperti pada AirTag.
"Remote Siri sangat tipis dan lebih mudah hilang dibandingkan remote streaming lain yang menggunakan baterai AAA," tulis penulis dalam artikel aslinya, menyoroti perlunya peningkatan fitur pelacakan.
Meski demikian, fitur yang ada saat ini tetap lebih baik daripada tidak sama sekali. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mempersempit area pencarian, terutama ketika remote jatuh ke celah sempit atau tersembunyi di balik perabot. Aplikasi Apple TV Remote juga bisa menjadi pengganti sementara jika remote benar-benar tidak ditemukan, meski fungsinya terbatas.
Bagi pengguna di Indonesia, fitur ini relevan mengingat popularitas Apple TV 4K di kalangan penggemar perangkat premium. Harga remote pengganti yang mencapai Rp900 ribu membuat upaya pencarian menjadi jauh lebih ekonomis. Selain itu, dengan meningkatnya adopsi rumah pintar, kehilangan remote menjadi gangguan kecil yang bisa diatasi dengan teknologi tepat guna.
Ke depan, Apple diharapkan menutup celah ini dengan menghadirkan pelacakan presisi dan speaker pada remote generasi mendatang. Jika tidak, pengguna mungkin akan terus mengandalkan trik manual—atau sabar menunggu anak-anak tumbuh besar dan berhenti menganggap remote sebagai mainan.



