Samyang Pamer Lensa Zoom 28-135mm F2.8, Siap Rilis 2027
Baca dalam 60 detik
- LK Samyang mengumumkan lensa zoom full-frame 28-135mm F2.8 untuk Sony E-mount, dengan peluncuran dijadwalkan Februari 2027.
- Lensa ini menawarkan rentang focal length fleksibel dan aperture konstan F2.8, namun berbobot 854 gram dan panjang hingga 190mm.
- Kehadirannya berpotensi mengubah peta persaingan lensa zoom fast di pasar mirrorless, terutama bagi fotografer Indonesia yang mencari alternatif lebih terjangkau.

Produsen lensa asal Korea Selatan, LK Samyang, secara resmi mengumumkan pengembangan lensa zoom full-frame 28-135mm F2.8 untuk mount Sony E. Peluncuran produk ini baru akan berlangsung pada Februari 2027, tetapi perusahaan telah merilis spesifikasi lengkap dan foto close-up sebagai teaser. Langkah ini menandai ambisi Samyang memperluas portofolio lensa autofokus kelas atas, setelah sebelumnya sukses dengan seri lensa prime dan zoom ringkas.
Lensa ini dirancang sebagai zoom extending, artinya panjang fisiknya bertambah saat pengguna melakukan zooming. Dari posisi terpendek 151mm, lensa memanjang hingga 190mm. Bobotnya mencapai 854 gram, sekitar 60% lebih berat dibanding Tamron 28-75mm F2.8 G2 yang menjadi pesaing langsung. Ukuran filter juga lebih besar, yakni 82mm, dibanding 67mm pada Tamron. Konsekuensinya, fotografer harus siap menanggung beban ekstra demi mendapatkan rentang focal length yang lebih luas.
Dari sisi teknologi, Samyang membenamkan voice coil motor (VCM) untuk sistem autofokus. Motor ini dikenal lebih senyap dan responsif dibandingkan motor linear konvensional, sehingga cocok untuk kebutuhan foto maupun video. Meski tidak disebutkan secara eksplisit, gambar preview memperlihatkan adanya grip control ring yang mirip dengan lensa hasil kolaborasi Samyang dan Schneider-Kreuznach. Indikasi ini memunculkan spekulasi bahwa lensa anyar tersebut mungkin dikembangkan bersama mitra optik asal Jerman itu, yang selama ini dikenal dengan kualitas optik premium.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran lensa ini bisa menjadi angin segar. Selama ini, fotografer Tanah Air yang mengandalkan kamera mirrorless Sony sering dihadapkan pada pilihan lensa zoom fast yang mahal, seperti dari merek first-party. Samyang dikenal menawarkan harga lebih kompetitif dengan kualitas optik yang tidak jauh berbeda. Jika nantinya dijual dengan harga agresif, lensa 28-135mm F2.8 ini berpotensi menjadi favorit untuk fotografi pernikahan, jurnalistik, dan dokumentasi acara, di mana fleksibilitas focal length dan bukaan besar sangat dibutuhkan.
Namun, ada catatan penting. Bobot 854 gram bisa menjadi masalah bagi pengguna yang terbiasa dengan lensa ringan. Ditambah lagi, rentang 28-135mm memang serbaguna, tetapi bukan tanpa kompromi. Pada ujung tele, kualitas optik sering kali menurun, terutama pada aperture maksimal. Samyang belum merilis grafik MTF atau sampel gambar, sehingga performa sesungguhnya masih misteri. Selain itu, harga jual belum diumumkan. Jika terlalu tinggi, lensa ini akan bersaing ketat dengan opsi dari Tamron atau Sigma yang lebih dulu mapan.
"Kami ingin memberikan fleksibilitas maksimal bagi kreator yang tidak ingin repot mengganti lensa saat sesi pemotretan," ujar perwakilan Samyang dalam siaran persnya, seperti dikutip dari sumber industri.
Peluncuran yang masih dua tahun lagi juga menimbulkan pertanyaan strategis. Apakah Samyang sengaja membangun antisipasi, atau ada kendala produksi? Mengingat pasar lensa mirrorless terus berkembang, jeda waktu yang panjang bisa dimanfaatkan pesaing untuk merilis produk serupa lebih dulu. Di sisi lain, teaser awal ini memberi sinyal bahwa Samyang serius menggarap segmen zoom fast, yang selama ini didominasi pemain besar.
Ke depan, yang patut dicermati adalah bagaimana respons Sony, Tamron, dan Sigma. Jika mereka merilis lensa dengan spesifikasi mirip sebelum 2027, posisi Samyang bisa terancam. Bagi konsumen Indonesia, kabar ini patut dinanti, tetapi jangan buru-buru menunda pembelian lensa yang ada sekarang. Sebab, hingga Februari 2027, masih banyak dinamika yang bisa terjadi.



