Lego Resmi Luncurkan Set Dragon Ball Pertama, Shenron & Goku Siap Rilis November
Baca dalam 60 detik
- Lego dan Toei Animation mengumumkan set Lego Icons Dragon Ball: Shenron & Goku, menandai debut waralaba Dragon Ball dalam bentuk bata plastik.
- Set ini terdiri dari 1.764 keping dan tinggi lebih dari 30 cm, menampilkan Shenron, minifigure Kid Goku, dan diorama Dragon Ball, dijual sekitar Rp2,8 juta.
- Kemitraan ini akan berlanjut dengan set Dragon Ball tambahan pada 2027, membuka peluang besar bagi pasar penggemar anime dan kolektor di Indonesia.

Lego secara resmi mengumumkan set pertamanya yang mengangkat waralaba Dragon Ball, buah kolaborasi dengan Toei Animation. Set bertajuk Lego Icons Dragon Ball: Shenron & Goku ini akan mulai dijual pada November mendatang, dengan harga US$179,99 (sekitar Rp2,8 juta).
Set ini bukan sekadar perilisan tunggal. Lego dan Toei menyepakati kemitraan jangka panjang yang akan menghadirkan lebih banyak set Dragon Ball pada 2027. Langkah ini menandai pertama kalinya waralaba ciptaan Akira Toriyama tersebut masuk ke dalam portofolio Lego, membuka segmen pasar baru bagi perusahaan asal Denmark itu di tengah persaingan mainan global yang semakin ketat.
Mengusung tema momen ikonik saat Shenron muncul dari tujuh Dragon Ball, set ini terdiri dari 1.764 keping dan memiliki tinggi lebih dari 30 sentimeter. Selain figur Shenron, pembeli akan mendapatkan minifigure Kid Goku serta diorama yang menggambarkan Goku mengendarai Kintoun. Detail ini menyasar nostalgia penggemar seri animasi original yang tayang perdana pada 1980-an.
Federico Begher, Senior VP Product, Marketing, and Development Lego Group, menyatakan bahwa pihaknya antusias membawa semesta Dragon Ball ke dalam ekosistem Lego. Menurutnya, kolaborasi ini memberi kesempatan untuk merayakan karakter dan kisah yang telah bertahan puluhan tahun, sekaligus menawarkan cara baru bagi penggemar untuk membangun dan mengalami cerita tersebut.
โKami sangat senang dapat menghadirkan dunia Dragon Ball karya Akira Toriyama ke dalam Lego. Dalam waktu dekat, penggemar di seluruh dunia akan menikmati karakter ikonik dan petualangan epik Dragon Ball dengan cara yang sepenuhnya baru,โ ujar Masayuki Endo, Presiden dan CEO Toei Animation.
Bagi pasar Indonesia, perilisan ini berpotensi menggairahkan komunitas penggemar anime dan kolektor mainan. Dengan basis penggemar Dragon Ball yang besar, set ini diprediksi menjadi buruan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Harga yang dibanderol sekitar Rp2,8 juta menempatkannya di segmen premium, namun tidak menyurutkan minat kolektor yang terbiasa mengoleksi set Lego edisi khusus.
Selain itu, kemitraan Lego dengan Toei Animation mencerminkan strategi perusahaan memperluas lisensi ke waralaba populer Jepang. Sebelumnya, Lego telah sukses dengan set berbasis anime lain seperti Naruto dan One Piece. Langkah ini dinilai analis sebagai upaya Lego mendiversifikasi portofolio di luar waralaba Barat yang sudah jenuh, sekaligus menjangkau demografi Asia yang tumbuh cepat.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Nilai tukar rupiah yang fluktuatif dapat memengaruhi harga jual resmi di Indonesia. Selain itu, distribusi set ini di pasar domestik sering kali tertunda dibandingkan rilis global. Penggemar Tanah Air berharap Lego Indonesia dapat menyediakan stok yang memadai, mengingat tingginya permintaan untuk barang koleksi edisi terbatas.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah seberapa jauh Lego akan mengeksplorasi semesta Dragon Ball. Apakah hanya karakter utama seperti Goku dan Vegeta, atau juga mencakup villain ikonik seperti Frieza dan Cell? Dengan janji set lanjutan pada 2027, para penggemar patut menantikan apakah Lego akan menghadirkan diorama pertarungan epik yang menjadi momen paling dikenang dalam serial ini.



