Thailand vs Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Ulang Final, Siapa Kuasai Grup B?
Baca dalam 60 detik
- Thailand dan Vietnam akan bertemu di matchday kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9/2026) pukul 19.30 WIB.
- Laga ini menjadi ajang balas dendam bagi Thailand setelah kalah dari Vietnam di final Piala AFF 2026, sementara Vietnam berusaha mempertahankan dominasi.
- Hasil pertandingan akan menentukan peta persaingan Grup B dan menjadi indikasi kekuatan kedua tim menjelang babak knockout.

Timnas Thailand dan Vietnam akan saling bentrok pada matchday kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Selasa (29/9/2026) pukul 19.30 WIB. Duel ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua kekuatan sepak bola Asia Tenggara yang baru saja bertarung di final Piala AFF 2026, di mana Vietnam keluar sebagai juara.
Pertemuan kali ini bukan sekadar laga penyisihan grup biasa. Bagi Thailand, ini adalah kesempatan membalas kekalahan di partai puncak turnamen sebelumnya. Sementara Vietnam datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan sang rival di laga bergengsi tersebut. Kedua tim diprediksi tampil ngotot demi mengamankan posisi di puncak klasemen Grup B.
Stadion Si Jalak Harupat yang menjadi venue pertandingan juga menarik untuk dicermati. Meski berlokasi di Indonesia, laga ini tetap menyedot perhatian pecinta sepak bola tanah air, terutama karena kualitas permainan yang biasanya tersaji dalam duel Thailand vs Vietnam. Pertandingan dapat disaksikan melalui siaran langsung di SCTV, Indosiar, Moji, dan Nex Parabola, serta platform streaming yang menyediakan akses pertandingan.
Dari kacamata taktik, Thailand dikenal dengan permainan cepat dan pressing ketat, sedangkan Vietnam mengandalkan organisasi pertahanan rapi dan serangan balik efektif. Pertemuan terakhir di final Piala AFF 2026 memperlihatkan bagaimana Vietnam mampu meredam agresivitas Thailand dan memanfaatkan celah untuk mencetak gol. Pelatih Thailand tentu sudah menyiapkan strategi berbeda agar tidak terjebak dalam pola yang sama.
"Kami tahu Vietnam adalah lawan yang sulit, tetapi kami siap memberikan yang terbaik. Ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa kami bisa mengalahkan mereka," ujar salah satu pemain Thailand dalam konferensi pers jelang laga, seperti dikutip dari media setempat.
Bagi Indonesia, pertandingan ini juga memiliki nilai strategis. Sebagai tuan rumah penyelenggara, Indonesia ingin memastikan turnamen berjalan sukses dan menarik minat pasar. Kehadiran dua tim kuat Asia Tenggara di Bandung diharapkan meningkatkan okupansi hotel, UMKM, dan citra Indonesia sebagai tuan rumah event internasional. Apalagi, FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen resmi di bawah naungan FIFA, sehingga standar penyelenggaraan menjadi perhatian global.
Secara jangka panjang, hasil laga ini akan memengaruhi seeding dan kepercayaan diri tim di babak knockout. Kemenangan atas Vietnam akan menjadi modal psikologis besar bagi Thailand untuk melaju jauh. Sebaliknya, jika Vietnam kembali menang, dominasi mereka di kawasan semakin sulit dibantah. Pertanyaan besarnya: akankah Thailand mampu membalikkan keadaan, atau Vietnam kembali menegaskan superioritasnya di panggung ASEAN?



