Shin Tae-yong Buka Suara Usai Namanya Bergema di GBK: 'Selalu Mendukungmu'
Baca dalam 60 detik
- Shin Tae-yong menanggapi desakan suporter yang menginginkannya kembali menangani Timnas Indonesia melalui pesan singkat di media sosial.
- Kegagalan Timnas Indonesia menaklukkan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 memicu kekecewaan publik dan membandingkan era kepelatihan sekarang dengan masa kejayaan Shin Tae-yong.
- Posisi John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia semakin tertekan, sementara Shin Tae-yong masih terikat kontrak jangka panjang bersama Persija Jakarta.

Nama Shin Tae-yong kembali bergema di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) malam. Sorakan tersebut bukan bentuk dukungan biasa, melainkan ekspresi kekecewaan suporter setelah Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kekecewaan itu menemukan salurannya: meneriakkan nama pelatih asal Korea Selatan yang pernah membesut Skuad Garuda selama lima tahun.
Menanggapi gelombang desakan tersebut, Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara. Melalui akun Instagram pribadinya, @shintaeyong7777, pada Selasa (29/9/2026), ia menuliskan pesan singkat yang langsung menuai perhatian publik: "Selalu mendukungmu." Kalimat itu ditafsirkan sebagai bentuk solidaritas terhadap Timnas Indonesia, sekaligus isyarat bahwa ia masih menyimpan ikatan emosional dengan tim yang pernah ia tangani.
Shin Tae-yong bukan sosok asing dalam perjalanan sepak bola nasional. Ia memimpin timnas senior pada periode 2020โ2025, serta menangani timnas U-23 dan U-20 pada 2020โ2023. Namun, kerja samanya berakhir pahit ketika Ketua PSSI, Erick Thohir, memberhentikannya pada Januari 2025, hanya sebulan setelah Indonesia tersingkir di fase grup Piala AFF 2024. Sejak awal musim ini, ia dipercaya menjadi nakhoda Persija Jakarta dengan kontrak berdurasi tiga musim.
Sejak kepergian Shin Tae-yong, prestasi Timnas Indonesia memang menunjukkan tren penurunan. Di bawah Patrick Kluivert, ambisi lolos ke Piala Dunia 2026 kandas. John Herdman, yang kemudian ditunjuk sebagai pengganti, juga harus menerima kenyataan pahit ketika timnya tersingkir di babak penyisihan grup Piala AFF 2026. Kemenangan 2-0 atas Singapura pada partai pertama FIFA ASEAN Cup 2026 belum cukup untuk memulihkan kepercayaan suporter.
"Selalu mendukungmu." โ Shin Tae-yong, melalui Instagram, 29 September 2026.
Desakan agar Shin Tae-yong kembali menangani Timnas Indonesia mencerminkan kerinduan publik pada stabilitas dan identitas permainan yang pernah dibangunnya. Meski demikian, situasi saat ini tidak memungkinkan kepulangan tersebut terwujud dalam waktu dekat. Ia masih terikat kontrak bersama Persija, sementara PSSI belum menunjukkan sinyal akan mengganti Herdman di tengah kompetisi yang sedang berjalan.
Bagi pengamat sepak bola nasional, fenomena ini menyoroti tekanan besar yang dihadapi pelatih Timnas Indonesia. Ekspektasi suporter yang tinggi, ditambah warisan prestasi era Shin Tae-yong, menciptakan bayang-bayang panjang bagi setiap pelatih yang mencoba mengisi posisi tersebut. Herdman tidak hanya berjuang melawan lawan di lapangan, tetapi juga melawan narasi publik yang terus membandingkan dirinya dengan pendahulunya.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah PSSI akan memberikan waktu bagi Herdman untuk membangun kembali tim, ataukah tekanan suporter akan memaksa perubahan arah kebijakan. Sementara itu, Shin Tae-yong tetap fokus pada komitmennya bersama Persija, meski namanya terus dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia. Satu hal yang pasti, ikatan emosional antara dirinya dan suporter Garuda belum sepenuhnya pudar.



