Hennes Behrens: Dari Pinjaman di Heidenheim ke Timnas Jerman, Klopp Punya Bek Kiri Baru
Baca dalam 60 detik
- Hennes Behrens, bek kiri Augsburg, mencatat debut bersama Timnas Jerman di bawah asuhan Jürgen Klopp pada jeda internasional September/Oktober.
- Pemain 21 tahun itu menjelma menjadi pilar utama Augsburg dengan mencatat menit bermain penuh di empat laga awal Bundesliga 2026/27.
- Gaya bermainnya yang energik dan kemampuan bertahan dianggap mirip Andrew Robertson, membuka peluang bersaing di skuad utama Jerman untuk kualifikasi Piala Dunia 2026.

Nama Hennes Behrens mencuat setelah bek kiri berusia 21 tahun itu menjalani debut bersama tim nasional senior Jerman dalam kekalahan 0-1 dari Yunani pada ajang UEFA Nations League, September lalu. Penampilannya bersama Augsburg di awal musim 2026/27 membuat pelatih Jerman, Jürgen Klopp, memberinya kesempatan pertama di level internasional.
Behrens bukan produk akademi tim besar. Lahir di Frankfurt, ia menimba ilmu di akademi Mainz, Darmstadt, dan Hoffenheim. Debut profesionalnya terjadi bersama tim cadangan Hoffenheim di Regionalliga pada 2024, lalu menembus tim utama lewat penampilan singkat di Liga Europa melawan Anderlecht pada Januari 2025. Setelah hanya dua penampilan bersama Hoffenheim, ia dipinjamkan ke Heidenheim pada Januari 2026. Di sana, ia menjadi andalan dengan 16 penampilan Bundesliga dan satu gol ke gawang Bayer Leverkusen, meski Heidenheim akhirnya terdegradasi.
Kepindahan permanen ke Augsburg pada Juli 2026 menjadi titik balik. Di bawah asuhan Manuel Baum, Behrens langsung menjadi pilihan utama. Ia bermain penuh di empat pertandingan pertama Bundesliga musim ini, mencatatkan lebih dari 12 kilometer jarak tempuh per laga. Statistik itu membuatnya dipanggil ke skuad 44 pemain Jerman untuk jeda internasional, sebelum akhirnya dipercaya tampil melawan Yunani.
Klopp disebut terkesan pada etos kerja Behrens. Kemampuannya membantu serangan dan bertahan, umpan silang cepat, serta tekel tepat waktu, mengingatkan pada Andrew Robertson—bek kiri yang direkrut Klopp ke Liverpool pada 2017. Fleksibilitas Behrens sebagai bek sayap dalam formasi empat bek maupun lima bek, plus kemampuan menggunakan kedua kaki, membuatnya cocok dengan skema Klopp.
"Dia hidup dan bernapas untuk sepak bola 24/7. Setiap pertandingan, dia menempuh lebih dari 12 kilometer; Anda tidak bisa melepaskannya. Dia terlibat dalam setiap duel, selalu ada di pusat pertempuran. Tipe pemain pekerja keras dan dapat diandalkan." – Manuel Baum, pelatih Augsburg
Direktur olahraga Augsburg, Benjamin Weber, menilai Behrens membawa pengalaman Bundesliga yang berharga di usia muda. Sementara pelatih Heidenheim, Frank Schmidt, menyebutnya sebagai pemain dengan kepercayaan diri dan sikap yang tepat—tidak bersembunyi, selalu maju mengambil inisiatif.
Bagi sepak bola Indonesia, kisah Behrens memberikan gambaran tentang bagaimana pemain muda bisa menembus level tertinggi melalui jalur peminjaman dan kompetisi ketat. Liga Indonesia sering kali menghadapi kendala dalam mengembangkan bek kiri muda yang mampu bermain di level internasional. Keberhasilan Behrens menembus skuad Jerman menunjukkan pentingnya kompetisi reguler dan kepercayaan pelatih. Klub-klub Indonesia bisa mengambil pelajaran tentang manajemen pemain muda, terutama dalam memberikan menit bermain yang cukup sebelum melepas ke tim nasional.
Dengan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan datang, posisi bek kiri timnas Jerman masih terbuka. Behrens memiliki peluang untuk terus dipanggil jika konsisten bersama Augsburg. Namun, ia harus bersaing dengan pemain senior seperti David Raum dan Maximilian Mittelstädt. Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin ia menjadi pilihan utama Klopp di turnamen besar.
Pertanyaannya, apakah Behrens bisa mempertahankan level permainannya sepanjang musim dan mengamankan tempat di skuad Jerman untuk Piala Dunia 2026? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi awal yang ia tunjukkan menjanjikan.



