Nobar Timnas Indonesia vs Malaysia di SCBD: Suporter Menyatu, Laga Berakhir Tanpa Gol
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia 0-0 dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026).
- Ratusan suporter memadati acara nonton bareng di IQOS Boutique, SCBD, Jakarta Selatan, yang digelar Bola.com bersama IQOS.
- Laga krusial melawan Bangladesh pada Kamis (1/10/2026) akan menjadi penentu nasib Indonesia di turnamen ini.

Hasil imbang 0-0 antara Timnas Indonesia dan Malaysia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026), tidak menyurutkan antusiasme pendukung. Di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, ratusan suporter memadati acara nonton bareng yang digelar Bola.com bersama IQOS di IQOS Boutique, SOL Collective Space. Mereka menyaksikan duel klasik tersebut melalui layar besar, menciptakan atmosfer yang tak kalah bergemuruh dibanding tribun stadion.
Laga yang berlangsung ketat itu berakhir tanpa gol, namun bagi para penggemar yang hadir, momen kebersamaan menjadi daya tarik tersendiri. Sepanjang pertandingan, nyanyian dan yel-yel dukungan untuk pasukan Garuda terus mengalir. Sorak dan tepuk tangan spontan mewarnai setiap peluang yang diciptakan Ole Romeny dan rekan-rekan, menghadirkan sensasi seolah berada langsung di GBK.
Nonton bareng ini bukan sekadar alternatif menonton bagi mereka yang kesulitan mendapatkan tiket. Tiket pertandingan Indonesia vs Malaysia memang dikenal cepat habis, sehingga nobar menjadi pilihan untuk tetap merasakan denyut pertandingan. Selain itu, acara ini menjadi ruang berkumpul bagi berbagai komunitas sepak bola, seperti The Gunners dan KLY, yang hadir untuk berinteraksi dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama.
Selain menonton, para peserta dilibatkan dalam berbagai aktivitas seperti games dan tebak skor yang menambah interaksi antarsuporter. Sesi analisis pertandingan juga disediakan, memberikan perspektif lebih dalam mengenai jalannya duel. Diskusi seputar tensi permainan dan peluang yang tercipta mengalir di antara para peserta, menjadikan pengalaman nobar lebih dari sekadar menonton bersama.
"Atmosfer kolektif seperti ini sulit didapat jika menonton sendiri di rumah. Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda, di mana suporter bisa menyatu dan merasakan langsung euforia pertandingan," ujar perwakilan penyelenggara.
Bagi Timnas Indonesia, hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri. Pelatih John Herdman tentu menginginkan pasukannya segera bangkit dan mengunci kemenangan pada laga terakhir FIFA ASEAN Cup melawan Bangladesh. Partai yang akan digelar di Gelora Bung Karno pada Kamis (1/10/2026) itu diproyeksikan menentukan nasib skuad Garuda di turnamen ini. Dukungan dari suporter, baik yang hadir langsung di stadion maupun melalui ajang nobar, diharapkan tetap mengalir.
Jeda internasional kali ini juga menjadi yang terakhir sebelum Timnas Indonesia kembali beraksi pada November mendatang. Momentum ini krusial untuk menjaga ritme dan konsistensi permainan. Dengan waktu persiapan yang terbatas, Herdman dituntut mampu meramu strategi yang tepat agar Indonesia meraih hasil maksimal.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Indonesia mampu memanfaatkan laga melawan Bangladesh sebagai batu loncatan untuk tampil lebih baik di ajang berikutnya. Dukungan suporter, termasuk melalui nobar yang terus digalakkan, akan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin Garuda terbang lebih tinggi di pentas regional.



