Kartu Merah Thom Haye Bikin Indonesia Cuma Dapat Satu Poin Lawan Malaysia
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
- Bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-38 setelah Thom Haye mendapat kartu merah, Indonesia kesulitan mengembangkan permainan dan harus puas berbagi angka.
- Hasil ini membuat Malaysia tetap memuncaki klasemen sementara Grup A karena unggul selisih gol, sementara Indonesia harus segera bangkit pada laga berikutnya.

Timnas Indonesia harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah pertandingan matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir tanpa gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026) malam WIB. Hasil ini terasa pahit karena skuad Garuda harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-38 akibat kartu merah yang diterima Thom Haye.
Sejak awal laga, Indonesia tampil agresif dan sempat mencetak gol melalui Justin Hubner. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR karena ada pelanggaran lebih dulu. Setelah momen itu, Malaysia mulai menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang melalui Arif Aiman dan Faisal Halim, meski kiper Maarten Paes masih mampu mengamankan gawangnya.
Malapetaka datang menjelang akhir babak pertama. Thom Haye melakukan pelanggaran keras terhadap Arif Aiman. Wasit yang mendapat masukan dari VAR kemudian mengeluarkan kartu merah langsung. Sejak saat itu, Indonesia harus bertahan dengan sepuluh pemain. Meski demikian, Dean James sempat mengancam lewat sepakan jarak jauh, tetapi belum membuahkan hasil. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, intensitas pertandingan menurun. Indonesia yang kalah jumlah pemain lebih banyak menghadapi tekanan, tetapi tidak tampak inferior. Pelatih John Herdman berusaha merotasi pemain, namun serangan Indonesia sering kandas di lini pertahanan Malaysia. Peluang-peluang yang diciptakan Kevin Diks dan rekan-rekan tidak cukup membahayakan gawang lawan. Hingga peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Dengan hasil ini, posisi Indonesia di klasemen Grup A tidak berubah. Malaysia masih memimpin karena selisih gol lebih baik. Indonesia wajib meraih kemenangan pada laga selanjutnya agar peluang lolos ke babak berikutnya tetap terbuka. Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi timnas untuk mengukur kekuatan jelang turnamen yang lebih besar.
"Kami kehilangan satu pemain di momen krusial. Para pemain sudah berjuang maksimal, tetapi hasil ini harus kami terima," ujar John Herdman dalam konferensi pers usai laga.
Bagi sepak bola Indonesia, hasil ini menjadi pengingat bahwa kedisiplinan di lapangan masih menjadi pekerjaan rumah. Kartu merah Thom Haye tidak hanya merugikan tim pada laga ini, tetapi juga berpotensi membuatnya absen pada pertandingan berikutnya. Federasi dan tim pelatih perlu segera melakukan evaluasi, terutama dalam menjaga emosi dan pengambilan keputusan di bawah tekanan.
Ke depan, Indonesia akan menghadapi lawan-lawan berat di Grup A. Dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno tetap luar biasa, namun tim harus mampu mengimbanginya dengan permainan cerdas. Mampukah skuad Garuda bangkit dan meraih kemenangan di laga selanjutnya? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal pasti: perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 masih panjang.



