Gol Spektakuler Zhegrova Bungkam Chelsea, Juventus Pesta di Laga Uji Coba Hong Kong
Baca dalam 60 detik
- Sepakan melengkung Edon Zhegrova menjadi pembeda saat Juventus menaklukkan Chelsea 1-0 dalam laga pramusim di Hong Kong.
- Kemenangan ini menandai clean sheet keempat beruntun Juventus di pramusim, sementara Chelsea menelan kekalahan kedua beruntun.
- Laga ini juga menjadi ajang comeback Mykhaylo Mudryk setelah larangan dopingnya dicabut, menambah nuansa emosional pertandingan.

Gol tendangan bebas tidak langsung yang dieksekusi dengan kaki kiri oleh Edon Zhegrova dari tepi kotak penalti memastikan kemenangan tipis 1-0 Juventus atas Chelsea dalam laga uji coba pramusim di Hong Kong, Selasa (5/8/2026) malam WIB. Gol tersebut lahir dari assist Kenan Yildiz dan menjadi satu-satunya perbedaan dalam pertandingan yang didominasi penguasaan bola oleh The Blues.
Bagi Chelsea, ini merupakan kekalahan kedua beruntun di pramusim setelah sebelumnya takluk dari Tottenham Hotspur. Sebaliknya, Juventus justru menunjukkan soliditas pertahanan dengan mencatatkan clean sheet keempat dalam empat laga uji coba musim panas ini. Pelatih anyar Juventus, Luciano Spalletti, tampak memanfaatkan laga ini untuk merotasi pemain dan menguji kedalaman skuad, dengan menurunkan rekrutan anyar Zeki Celik sejak menit awal.
Meski kalah, Chelsea sebenarnya memiliki sejumlah peluang. Andrea Cambiaso gagal memanfaatkan peluang emas, sementara sundulan Danny Welbeck masih melebar tipis dari umpan silang Geovany Quenda. Penampilan impresif bek sayap Italia, Marco Palestra, yang beberapa kali menusuk pertahanan Juventus, juga menjadi sorotan. Namun, penyelamatan gemilang kiper Michele Di Gregorio dan ketangguhan Pierre Kalulu dalam memotong serangan membuat gawang Juventus tetap aman.
Momen paling emosional terjadi saat Mykhaylo Mudryk masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-82. Ini merupakan penampilan pertamanya sejak November 2024 setelah larangan dopingnya dicabut. Kehadirannya disambut hangat oleh para penggemar Chelsea yang hadir di stadion. Selain itu, ketegangan sempat terjadi antara Gleison Bremer dan Romeo Lavia di lapangan, menambah bumbu persaingan dalam laga yang berlangsung cukup sengit.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga ini menjadi ajang melihat langsung perkembangan pemain-pemain muda yang berpotensi mentas di Eropa. Beberapa nama seperti Marco Palestra dan Geovany Quenda menunjukkan kualitas yang menjanjikan. Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia yang bercita-cita menembus kompetisi Eropa, mengingat semakin banyaknya pemain Asia yang bersinar di liga-liga top dunia.
Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi Juventus menjelang musim kompetisi resmi. Sementara bagi Chelsea, hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih untuk membenahi lini depan yang masih tumpul. Pertanyaan besarnya, akankah performa impresif Zhegrova mampu berlanjut di musim kompetisi reguler, atau justru hanya menjadi kilatan sesaat di laga pramusim? Semua akan terjawab seiring bergulirnya musim.



