Elisha Cuthbert Buka Suara: Rehat Panjang Demi Keluarga, Kini Kembali ke Layar Kaca
Baca dalam 60 detik
- Aktris 24 itu memilih vakum dari industri hiburan selama bertahun-tahun demi mengurus kedua anaknya bersama suami, mantan pemain NHL Dion Phaneuf.
- Cuthbert mengaku tidak menyesal meninggalkan sorotan kamera karena momen bersama anak-anak tak ternilai, namun ia tetap antusias saat tawaran serial Every Year After datang.
- Ia juga mengakui bahwa kembali ke serial 24 yang melelahkan secara fisik dan jadwal syuting padat mungkin sudah di luar kemampuannya saat ini.

Elisha Cuthbert, aktris yang dikenal lewat perannya sebagai Kim Bauer dalam serial 24, akhirnya buka suara mengenai keputusannya mengambil jeda panjang dari dunia akting—keputusan yang ia nilai sebagai pilihan sadar untuk mengutamakan keluarga di atas popularitas.
Perempuan berusia 43 tahun itu mengaku bahwa selama bertahun-tahun ia lebih memilih berada di rumah merawat kedua buah hatinya bersama sang suami, Dion Phaneuf, pensiunan pemain NHL. Dalam wawancara dengan program Today, Cuthbert mengungkapkan bahwa ia sempat bekerja penuh selama empat tahun setelah kelahiran anak pertama, namun ketika anak kedua lahir, ia merasa tidak ingin melewatkan satu detik pun waktu berharga itu hanya karena berada di lokasi syuting.
"Saya sadar bahwa saya bekerja selama empat tahun penuh melalui anak pertama kami. Sulit memisahkan peran sebagai ibu dan pekerja. Jadi, ketika kami memiliki anak kedua, saya merasa tidak ingin menyia-nyiakan satu detik pun dan tidak ingin berada di lokasi syuting," ujar Cuthbert. Ia menegaskan tidak menyesali langkah tersebut karena justru memberinya kesempatan menikmati setiap fase tumbuh kembang anak-anaknya.
Namun, setelah anak-anaknya masuk sekolah penuh waktu, Cuthbert merasa memiliki ruang dan energi untuk kembali berakting. Tawaran membintangi serial Every Year After—sebuah drama coming-of-age—langsung ia sambut tanpa ragu. "Saya merasa perlu berada di rumah bersama anak-anak, dan saya menikmati setiap menitnya. Sekarang mereka sekolah penuh waktu. Saya merasa punya ruang, energi, dan hati untuk meninggalkan mereka sejenak dan melakukannya lagi," jelasnya.
Menariknya, Cuthbert mengaku belum pernah membaca karya Carley Fortune sebelum terlibat dalam proyek tersebut. "Ini gila karena saya belum membaca satu pun buku Carley, lalu ketika saya masuk dalam acara ini, jelas saya punya naskah, tapi saya ingin membaca novelnya. Dan saya seperti, 'Oh, saya jadi penggemar berat sekarang,'" katanya sambil tertawa.
Di sisi lain, aktris yang namanya melambung berkat 24 itu mengakui bahwa ia mungkin tidak akan kembali ke serial yang sama. Menurutnya, 24 bukanlah tayangan yang mudah diproduksi—dengan jadwal syuting padat, aksi fisik berat, dan syuting malam yang intens. "Sulit membayangkan skala semuanya. Itu juga angin puyuh. Maksud saya, kesuksesannya luar biasa, menggembirakan, dan mendebarkan. Saya punya kenangan indah tentang masa itu, tapi juga sangat intens. Kami bekerja sangat keras... Saya tidak tahu apakah saya punya energi untuk ikut serta lagi," ungkapnya kepada People.
Keputusan Cuthbert untuk rehat panjang dan kini kembali dengan proyek yang lebih ringan mencerminkan tren di kalangan aktor Hollywood yang mulai menyeimbangkan karier dan kehidupan pribadi. Bagi penggemar di Indonesia, kisah ini mengingatkan bahwa di balik gemerlap industri hiburan, ada pilihan personal yang tak kalah penting—seperti waktu bersama keluarga. Pertanyaan yang tersisa: akankah lebih banyak aktor lain mengikuti jejak serupa, atau justru tekanan industri akan terus mengikis momen-momen berharga tersebut?



