Bupati Pandeglang Lantik Tersangka Tabrak Siswa Jadi Staf Ahli
Baca dalam 60 detik
- Tersangka yang masih berstatus sebagai pelaku tabrak lari yang menewaskan siswa SD kini menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.
- Pelantikan dilakukan tanpa menunggu proses hukum selesai, menimbulkan spekulasi tentang adanya intervensi politik.
- Publik menuntut transparansi dan pencabutan keputusan tersebut.

Tersangka yang masih berstatus sebagai pelaku tabrak lari yang menewaskan siswa SD kini menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan. Pelantikan dilakukan tanpa menunggu proses hukum selesai, menimbulkan spekulasi tentang adanya intervensi politik. Publik menuntut transparansi dan pencabutan keputusan tersebut.
Bupati Pandeglang belum memberikan pernyataan resmi terkait dasar hukum dan etika dari pengangkatan ini. Sementara itu, KPK dan Kemendagri diminta mengawasi potensi penyalahgunaan wewenang. Kasus ini menjadi sorotan nasional dan menguji komitmen pemerintah terhadap supremasi hukum.
Pengamat politik menilai langkah ini sangat riskan dan dapat merusak kepercayaan publik terhadap birokrasi. Jika tidak segera direspons, bisa memicu gelombang protes dari masyarakat dan LSM. Keputusan ini juga berpotensi mencoreng citra pemerintah daerah di mata investor.
Power Move: Pelantikan ini bukan sekadar blunder politik, melainkan ujian bagi sistem pengawasan kepegawaian. Jika dibiarkan, preseden buruk ini akan mendorong pengabaian hukum dalam rekrutmen jabatan publik. Pemerintah pusat harus turun tangan untuk memulihkan kredibilitas.
This article was edited with AI assistance for readability. Read original here.



