Krisis Retraksi: 1,4 Juta Makalah Ditarik pada 2025 Saja
Baca dalam 60 detik
- Berikut terjemahan berita tersebut ke dalam Bahasa Indonesia dengan mempertahankan nada jurnalistik dan seluruh informasi: Angka mencengangkan sebanyak 140.000 retraksi pada tahunโฆ
- Jurnal biomedis menyumbang 70% dari penarikan ini, dengan pabrik makalah (paper mills) memproduksi studi palsu dalam skala industri.
- Penerbit menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menerapkan alat penyaringan berbasis kecerdasan buatan guna mendeteksi kecurangan sebelum publikasi.

Angka mencengangkan sebanyak 140.000 retraksi pada tahun 2025 mewakili peningkatan 400% dari tahun sebelumnya, yang didorong oleh data palsu dan manipulasi penelaahan sejawat. Jurnal biomedis menyumbang 70% dari penarikan ini, dengan pabrik makalah (paper mills) memproduksi studi palsu dalam skala industri. Penerbit menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menerapkan alat penyaringan berbasis kecerdasan buatan guna mendeteksi kecurangan sebelum publikasi.
Makalah The Lancet mengidentifikasi akar permasalahan: insentif yang menyimpang yang mengutamakan kuantitas di atas kualitas, pengawasan yang tidak memadai oleh dewan redaksi, dan model penerbitan yang digerakkan oleh keuntungan. Jurnal yang mengutamakan pendapatan di atas ketelitian membanjiri literatur dengan hasil yang tidak dapat direproduksi. Korupsi terhadap catatan ilmiah ini secara langsung merugikan pengambilan keputusan klinis dan hasil perawatan pasien.
Retraksi profil tinggi di bidang onkologi dan kardiologi telah memaksa revisi pedoman pengobatan. Para peneliti kini membuang miliaran dolar setiap tahunnya untuk mereplikasi studi yang cacat, mengalihkan sumber daya dari penemuan yang sesungguhnya. Tanpa tindakan global yang terkoordinasi, krisis retraksi akan semakin dalam, merusak fondasi pengobatan berbasis bukti.
Langkah Strategis: Tsunami retraksi adalah kegagalan sistemik, bukan sekadar gangguan data. Perkirakan badan regulasi akan mewajibkan pendaftaran pelacakan retraksi dan jejak audit dalam waktu 18 bulan. Jurnal yang gagal mengadopsi pemeriksaan integritas pra-publikasi akan menghadapi ketidakrelevanan dan tuntutan hukum.
Artikel ini disunting dengan bantuan AI untuk keterbacaan. Baca disini (link asli).



