Peringatan CAA: Kebakaran Power Bank di Pesawat Melonjak
Baca dalam 60 detik
- Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) memperingatkan bahwa baterai lithium-ion pada power bank semakin sering mengalami panas berlebih, sehingga awak kabin harus menggunakan kantongโฆ
- Data menunjukkan insiden meningkat dua kali lipat secara tahunan, dengan tahun 2024 diproyeksikan mencapai rekor tertinggi.
- Maskapai penerbangan kini menghadapi tekanan untuk memperketat pembatasan barang bawaan.

Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) memperingatkan bahwa baterai lithium-ion pada power bank semakin sering mengalami panas berlebih, sehingga awak kabin harus menggunakan kantong penahan api selama penerbangan. Data menunjukkan insiden meningkat dua kali lipat secara tahunan, dengan tahun 2024 diproyeksikan mencapai rekor tertinggi. Maskapai penerbangan kini menghadapi tekanan untuk memperketat pembatasan barang bawaan.
Penumpang sering mengabaikan pedoman keselamatan, membawa pengisi daya yang rusak atau tidak sesuai standar di dalam bagasi. CAA merekomendasikan hanya menggunakan power bank bersertifikat dengan kapasitas di bawah 100Wh dan menyimpannya di tas jinjing. Pelanggar berisiko mengalami penyitaan dan potensi denda seiring maskapai menerapkan kebijakan yang lebih ketat.
Tren ini berdampak pada biaya operasional maskapai dan kepercayaan penumpang. Maskapai berbiaya rendah, yang sudah beroperasi dengan margin tipis, mungkin akan melarang power bank sepenuhnya. Rantai pasokan baterai lithium yang lebih luas menghadapi pengawasan ketat seiring regulator mendorong standar manufaktur yang lebih baik.
Langkah Strategis: Perkirakan maskapai akan melarang power bank lepas dalam 12 bulan ke depan, memaksa pergeseran pasar menuju pengisian daya terintegrasi di kursi atau program penyewaan bersertifikat. Produsen baterai harus berinovasi dengan kimia yang lebih aman atau menghadapi eksklusi regulasi dari pasar penerbangan.
Artikel ini disunting dengan bantuan AI untuk keterbacaan. Baca disini (link asli).



