Citigroup Gencar Rekrut untuk Perkuat Pasar Kekayaan Asia
Baca dalam 60 detik
- Gelombang perekrutan ini berfokus pada manajer hubungan dan penasihat investasi di pusat-pusat utama seperti Singapura dan Hong Kong.
- Citi menargetkan pertumbuhan aset kekayaan Asia yang dikelola sebesar 30% dalam tiga tahun ke depan.
- Langkah ini memposisikan bank tersebut untuk bersaing dengan UBS dan Credit Suisse di kawasan ini.
Gelombang perekrutan ini berfokus pada manajer hubungan dan penasihat investasi di pusat-pusat utama seperti Singapura dan Hong Kong. Citi menargetkan pertumbuhan aset kekayaan Asia yang dikelola sebesar 30% dalam tiga tahun ke depan. Langkah ini memposisikan bank tersebut untuk bersaing dengan UBS dan Credit Suisse di kawasan ini.
Pasar kekayaan Asia berkembang sebesar 8% setiap tahunnya, melampaui rata-rata global. Strategi Citi memanfaatkan hubungan perbankan korporat yang sudah ada untuk menjual silang produk kekayaan. Bank tersebut memperkirakan jumlah klien dengan kekayaan sangat tinggi akan berlipat ganda di Asia pada tahun 2025.
Perubahan regulasi di China dan India membuka pintu bagi manajer kekayaan asing. Waktu yang dipilih Citi memanfaatkan perubahan ini sebelum para pesaing meningkatkan skala operasi mereka. Platform digital bank ini juga akan mendukung karyawan baru untuk meningkatkan efisiensi.
Langkah Strategis: Dengan bertaruh besar pada kekayaan Asia, Citi menempatkan taruhan strategis pada kebangkitan ekonomi kawasan ini. Para pesaing diperkirakan akan mengikuti jejak ini, memicu perebutan bakat yang dapat membentuk kembali lanskap manajemen kekayaan global.
Artikel ini disunting dengan bantuan AI untuk keterbacaan. Baca disini (link asli).



