Studi Klinis Terbaru: Dosis Rendah Obat GLP-1 Mampu Pertahankan Berat Badan Ideal
Baca dalam 60 detik
- Dua uji klinis fase akhir menunjukkan bahwa beralih ke pil harian atau dosis rendah injeksi dapat mempertahankan sebagian besar penurunan berat badan.
- Pasien yang beralih dari dosis tinggi Wegovy ke pil oral Foundayo hanya mengalami kenaikan rata-rata 0,9 kg dalam setahun.
- Temuan ini memperkuat pandangan bahwa obesitas perlu dikelola sebagai penyakit kronis, bukan kondisi sementara.

Dua uji klinis fase akhir yang disponsori Eli Lilly and Company mengungkapkan bahwa pasien obesitas dapat mempertahankan penurunan berat badan secara signifikan meskipun tidak melanjutkan pengobatan dengan dosis penuh. Hasil riset yang dipresentasikan dalam European Congress on Obesity dan dipublikasikan di jurnal Nature Medicine serta The Lancet ini menawarkan strategi baru bagi mereka yang ingin menghindari efek samping atau biaya tinggi terapi jangka panjang.
Dalam uji coba ATTAIN-MAINTAIN, partisipan yang sebelumnya mencapai titik stabil berat badan kemudian beralih dari suntikan dosis tinggi Wegovy atau Zepbound ke pil oral Foundayo setiap hari. Kelompok yang sebelumnya menggunakan Wegovy hanya mengalami kenaikan berat badan rata-rata 0,9 kilogram selama satu tahun. Sementara itu, mereka yang beralih dari Zepbound ke Foundayo mengalami kenaikan sekitar 5 kilogram. Perbedaan ini diduga karena partisipan Zepbound kehilangan berat badan lebih banyak pada fase awal, sehingga potensi rebound juga lebih besar.
Uji coba kedua, SURMOUNT-MAINTAIN, mengevaluasi efektivitas dosis maksimal yang ditoleransi (MTD) tirzepatide dibandingkan dosis rendah 5 mg. Setelah 60 minggu terapi awal, partisipan yang melanjutkan MTD berhasil mempertahankan seluruh penurunan berat badan. Mereka yang beralih ke dosis 5 mg hanya kehilangan rata-rata 5,6 kg dari total penurunan awal. Mir Ali, MD, spesialis bedah bariatrik dari MemorialCare Surgical Weight Loss Center, menilai temuan ini sejalan dengan praktik klinis yang sudah berjalan.
“Pasien seringkali bisa mempertahankan berat badan dengan dosis lebih rendah setelah keberhasilan awal, yang membantu menyeimbangkan efektivitas dan tolerabilitas,” ujar Ali.
Kedua uji coba berhasil memenuhi titik akhir primer dan sekunder utama. Eli Lilly menegaskan bahwa tujuan utama adalah membuktikan bahwa Foundayo oral atau kelanjutan Zepbound (dosis rendah atau MTD) lebih unggul dibandingkan plasebo dalam mempertahankan penurunan berat badan. Temuan ini menambah bukti bahwa obesitas harus dipandang sebagai penyakit kronis yang memerlukan penanganan berkelanjutan, mirip dengan hipertensi atau diabetes.
Meski hasilnya menjanjikan, para peneliti mengingatkan bahwa studi ini hanya melibatkan partisipan yang sudah merespons baik terhadap pengobatan awal. Efek samping gastrointestinal tetap menjadi masalah utama yang sering menyebabkan penghentian terapi. Data jangka panjang masih diperlukan untuk memastikan daya tahan efek pemeliharaan selama bertahun-tahun, serta untuk mengidentifikasi pasien mana yang paling diuntungkan dari peralihan ke terapi oral.
Ali menambahkan bahwa temuan ini dapat mendorong perubahan cara pandang klinisi dan perusahaan asuransi terhadap pengobatan obesitas. “Jika terapi jangka panjang terbukti diperlukan untuk mempertahankan manfaat kesehatan, hal ini dapat memperkuat argumen untuk cakupan asuransi yang lebih luas dan akses yang lebih konsisten terhadap obat-obatan ini,” pungkasnya.



