Jacob Elordi Sebut Kematian Nate di Euphoria sebagai 'Cara Keren' Akhiri Karakter Kontroversial
Baca dalam 60 detik
- Aktor Jacob Elordi mengomentari adegan kematian karakternya Nate Jacobs yang dikubur hidup-hidup dan digigit ular sebagai momen penutup yang dramatis.
- Proses syuting adegan klaustrofobik tersebut melibatkan ular asli, namun Elordi mengaku justru merasa tenang di dalam peti mati.
- Kepergian Nate dari serial ini menandai akhir dari perjalanan panjang karakter yang penuh kontroversi, sekaligus menyiapkan panggung untuk final musim ketiga.

Jacob Elordi, pemeran Nate Jacobs dalam serial drama HBO Euphoria, memberikan tanggapan mengejutkan terkait adegan kematian karakternya yang brutal. Dalam wawancara pasca-tayang, ia menyebut akhir tragis Nate sebagai 'cara yang keren untuk pergi', merujuk pada adegan di mana karakter tersebut dikubur hidup-hidup dan digigit ular berbisa.
Episode yang tayang pada 26 Mei 2024 itu memperlihatkan Nate ditempatkan di dalam peti mati oleh seorang gangster bernama Naz sebagai jaminan utang. Sebuah pipa oksigen dipasang untuk menjaga Nate tetap hidup sementara istrinya, Cassie (diperankan Sydney Sweeney), berusaha mengumpulkan uang tebusan. Namun, rencana tersebut gagal total ketika seekor ular masuk melalui pipa dan menggigitnya hingga tewas.
Elordi mengaku bahwa proses syuting adegan tersebut justru terasa damai. “Bahu saya menyentuh sisi peti, dan lengan saya tidak bisa bergerak. Lalu mereka mengebor tutupnya dan semuanya menjadi gelap,” ujarnya. Meskipun harus berhadapan dengan ular asli yang bergerak bebas di dalam peti, ia menyebut salah satu ular yang digunakan sangat ‘imut’ dan ‘suka dipeluk’.
“Ular-ular itu berbunyi gemerincing, yang sangat mengkhawatirkan saat Anda terkunci di dalam kotak,” tambah Elordi, seraya memuji tim produksi yang memprioritaskan keselamatan dengan memastikan aliran oksigen dan membatasi waktu di dalam peti mati.
Bagi Elordi, Euphoria bukan sekadar proyek karier. “Acara ini adalah bagian besar dari hidup saya, bukan hanya karier,” ungkapnya. Ia juga menyebut bahwa memerankan Nate mengajarkannya banyak hal tentang empati dan kesabaran, meskipun karakter tersebut sangat kelam. “Saya berakting untuk memahami pengalaman yang berbeda, untuk mengekspresikan pengalaman yang berbeda dari saya sendiri,” katanya dalam wawancara sebelumnya dengan Entertainment Weekly.
Kematian Nate yang mengerikan ini menjadi batu loncatan menuju final musim ketiga yang dijadwalkan tayang pada 31 Mei. Dengan kepergian salah satu karakter utamanya, Euphoria dipastikan akan menghadirkan kejutan besar bagi para penggemar setianya.



