Nicholas Galitzine Akui Merasa Tak Layak Saat Pertama Kali Kenakan Kostum He-Man
Baca dalam 60 detik
- Aktor Nicholas Galitzine mengaku merasa seperti penipu saat pertama kali mencoba kostum He-Man karena tubuhnya belum ideal.
- Transformasi fisik yang ekstrem dalam lima bulan membuatnya harus berlatih di sela-sela syuting demi mencapai bentuk yang diinginkan.
- Momen syuting pertama sebagai He-Man menjadi titik balik kepercayaan dirinya setelah melihat reaksi positif para produser.

Nicholas Galitzine, aktor berusia 31 tahun yang memerankan Prince Adam dan alter ego superhero-nya dalam film terbaru Masters of the Universe, mengungkapkan keraguan besarnya saat pertama kali mencoba kostum ikonik He-Man. Dalam wawancara dengan Extra, ia mengaku merasa seperti "penipu total" karena belum mencapai transformasi fisik yang diharapkan.
Galitzine, yang memiliki latar belakang olahraga, menyadari bahwa waktu lima bulan yang diberikan untuk mengubah tubuhnya menjadi sosok berotot seperti He-Man sangatlah singkat. “Saya berasal dari dunia olahraga dan sering ke gym, tetapi mengubah tubuh dari kondisi yang jelas-jelas belum siap menjadi He-Man, lengkap dengan rok mini dan pelindung dada, jelas sangat menegangkan,” ujarnya. Ia bahkan harus memulai syuting sambil menjalani program pemotongan lemak (cutting), yang menjadi tantangan tersendiri. “Kami sedang syuting satu adegan, lalu asisten sutradara bilang, 'Kami punya 10 menit, kami akan ganti set.' Dan saya lari ke luar untuk naik sepeda statis dan mengayuh sekuat tenaga,” kenangnya.
Meskipun awalnya merasa tidak layak, Galitzine akhirnya menyadari bahwa kerja kerasnya membuahkan hasil. Momen puncak terjadi saat ia pertama kali tampil di lokasi syuting sebagai He-Man dengan kostum lengkap, riasan tan, dan rambut khas. “Saya mencoba menangkap pandangan orang untuk melihat reaksi mereka terhadap saya. Dan perasaannya sangat baik. Travis, Jason, dan Todd, produser kami, melihat saya. Mereka sudah menangani properti intelektual ini selama 18 tahun. Melihat reaksi mereka, saya berpikir, 'Oke, sekarang kamu bisa tenang. Lima bulan terakhir tidak sia-sia,'” ungkapnya.
Salah satu aspek yang tidak dipersiapkan secara berlebihan oleh Galitzine adalah pengucapan kalimat ikonik He-Man, “By the power of Grayskull... I have the power!” Ia sengaja tidak melatihnya terlalu sering agar tetap terasa segar dan emosional saat diucapkan di depan kamera. “Bagi saya, kalimat itu penting bukan hanya sebagai cara dia bertransformasi, tetapi juga sebagai penegasan bahwa dia layak, berarti, dan memiliki kekuatan. Ini adalah adegan yang sangat emosional. Menakutkan harus mengucapkannya di depan 400 kru untuk pertama kalinya. Saya tidak ingin terlalu dihafal sehingga kehilangan perasaan seperti baru pertama kali mengatakannya,” jelasnya. Galitzine menambahkan bahwa dalam film, He-Man bertransformasi beberapa kali dengan penyampaian yang berbeda, dan ia ingin adegan pertama benar-benar berasal dari inti hatinya.
Dengan segala tantangan yang dihadapi, Galitzine berhasil membuktikan bahwa dedikasinya membuahkan hasil. Masters of the Universe diharapkan menjadi salah satu film superhero yang dinantikan, dan penampilan Galitzine sebagai He-Man menjadi sorotan utama.



