Kunjungan Del Piero ke Markas Juventus Picu Spekulasi, Ternyata Ada Agenda Khusus
Baca dalam 60 detik
- Alessandro Del Piero terlihat di pusat latihan Juventus, memicu spekulasi soal potensi kembalinya legenda tersebut ke klub.
- Kunjungan tersebut ternyata terkait perayaan 30 tahun kemenangan Liga Champions 1996, bukan untuk membahas peran direktur.
- Situasi Juventus yang terpuruk di peringkat enam Serie A membuat sebagian pihak mendesak manajemen merekrut Del Piero sebagai penyelamat.

Kemunculan Alessandro Del Piero di fasilitas pelatihan Juventus pada Kamis lalu sontak menyulut spekulasi di kalangan pendukung. Banyak yang mengira legenda nomor 10 itu akan kembali ke klub dalam peran direktur di tengah krisis yang melanda Bianconeri. Namun, laporan terbaru mengungkapkan agenda yang berbeda.
Juventus sedang menghadapi akhir musim 2025-26 yang mengecewakan setelah takluk 2-0 dari Fiorentina di kandang. Tim asuhan Luciano Spalletti kini terdampar di peringkat keenam Serie A, tertinggal dua poin dari zona Liga Champions. Situasi ini membuat masa depan sejumlah petinggi klub, termasuk direktur Damien Comolli dan Francois Modesto, tidak menentu. Pelatih Spalletti yang baru ditunjuk pada pertengahan musim juga ikut dalam sorotan.
Tekanan terhadap manajemen Juventus memicu seruan agar Del Piero kembali ke klub. Mantan rekan setimnya, Alessio Tacchinardi, bahkan mendesak melalui Tuttosport bahwa Del Piero adalah satu-satunya yang bisa mengubah nasib Juventus saat ini. Pandangan ini diamini banyak suporter di media sosial.
Menurut Tuttosport, kehadiran Del Piero di JMedical, pusat medis Juventus, berkaitan dengan perayaan 30 tahun kemenangan Liga Champions 1996. Ia datang untuk syuting konten yang melibatkan pemilik nomor punggung 10 saat ini, Kenan Yildiz. Tidak ada pembahasan mengenai peran struktural di klub.
Kendati demikian, spekulasi soal kembalinya Del Piero ke Juventus dalam kapasitas formal diperkirakan akan terus bergulir. Dengan performa tim yang inkonsisten dan tekanan dari suporter, manajemen klub mungkin perlu mempertimbangkan langkah simbolis untuk memulihkan moral. Namun, untuk saat ini, Del Piero hanya terlibat dalam proyek nostalgia, bukan restrukturisasi.
