Sir Alex Ferguson: Hanya Empat Pemain Manchester United yang Layak Disebut World Class, Satu-satunya Pemain Inggris adalah Paul Scholes
Baca dalam 60 detik
- Sir Alex Ferguson mengungkapkan dalam bukunya tahun 2015 bahwa hanya empat pemain Manchester United yang pernah dilatihnya masuk kategori world class: Eric Cantona, Ryan Giggs, Cristiano Ronaldo, dan Paul Scholes.
- Scholes menjadi satu-satunya pemain Inggris dalam daftar eksklusif tersebut, menegaskan statusnya sebagai gelandang legendaris yang diakui oleh rekan-rekan sekelas Zinedine Zidane dan Xavi.
- Pernyataan ini menyoroti standar tinggi Ferguson dalam menilai pemain, di tengah maraknya penggunaan label world class di sepak bola modern.

Sir Alex Ferguson, manajer legendaris yang membawa Manchester United mendominasi sepak bola Inggris selama dua dekade, pernah mengungkapkan pandangannya yang tegas mengenai kriteria pemain world class. Dalam bukunya yang terbit pada 2015, ia menyebut hanya empat dari puluhan pemain yang pernah dilatihnya di Old Trafford yang layak menyandang predikat tersebut. Satu nama yang menonjol adalah Paul Scholes, satu-satunya pemain Inggris dalam daftar itu.
Ferguson, yang memenangkan 38 trofi selama 26 tahun menukangi Setan Merah, termasuk 13 gelar Premier League dan dua Liga Champions, dikenal sebagai sosok yang tidak mudah memberikan pujian. Dalam bukunya, ia menulis, "Jika Anda membaca koran atau mendengar komentator televisi, kita seolah dibanjiri pemain 'world class'. Menurut saya, hanya ada dua pemain world class yang bermain saat ini: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Saya tidak bermaksud merendahkan pemain hebat lainnya yang pernah bermain untuk saya, tetapi hanya ada empat yang benar-benar world class: Cantona, Giggs, Ronaldo, dan Scholes."
Pemilihan Scholes sebagai satu-satunya pemain Inggris dalam daftar tersebut menegaskan perannya sebagai gelandang yang bekerja dengan tenang namun efektif. Berbeda dengan banyak pemain top lainnya, Scholes tidak pernah mencari sorotan di luar lapangan. Ia tidak pindah ke luar negeri, tidak membuat headline buatan, dan tidak menulis autobiografi sensasional. Ia hanya tampil minggu demi minggu, mengendalikan permainan dari lini tengah, dan menjadi lebih baik dari hampir semua pemain lain di lapangan.
Pernyataan Ferguson ini juga menjadi pengingat bahwa label world class sering digunakan secara berlebihan di era modern. Dengan hanya empat pemain dari skuad yang penuh bintang seperti Ryan Giggs, Eric Cantona, dan Cristiano Ronaldo, Ferguson menetapkan standar yang sangat tinggi. Scholes, yang memulai dan mengakhiri kariernya di Manchester United, membuktikan bahwa konsistensi dan dedikasi tanpa pamrih bisa mengantarkan seseorang ke level elite.
Ke depan, pernyataan ini kemungkinan akan terus menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Namun, satu hal yang pasti: Paul Scholes telah mengukir namanya sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Inggris, dan pengakuan dari manajer terhebat sepanjang masa menjadi bukti abadi atas kualitasnya.

