Demi Peran Pianis Tunarungu, Leo Woodall Habiskan Bulan-Bulan Berlatih Piano
Baca dalam 60 detik
- Leo Woodall menjalani pelatihan piano intensif berbulan-bulan untuk memerankan Niki White, seorang pianis jenius yang kehilangan pendengaran dan beralih menjadi pencuri.
- Aktor The One Day itu juga mempelajari seluk-beluk penyetelan piano, menyadari kompleksitas yang jauh melampaui dugaannya.
- Woodall memuji Dustin Hoffman yang memerankan mentor karakternya, mengaku kehadiran sang legenda memudahkan aktingnya.

Aktor Leo Woodall mengungkapkan perjuangannya menguasai piano selama berbulan-bulan demi memerankan Niki White dalam film thriller kriminal garapan Daniel Roher berjudul Tuner. Dalam film tersebut, Woodall berperan sebagai seorang pianis berbakat yang kehilangan kemampuan bermusik akibat gangguan pendengaran hiperakusis, lalu memanfaatkan pendengarannya yang super tajam untuk menjadi pencuri.
Dalam wawancara dengan IndieWire, Woodall menjelaskan bahwa ia dan lawan mainnya, Havana Rose Liu, menjalani latihan piano setiap hari selama berbulan-bulan. “Kami berdua berlatih berjam-jam setiap hari. Niki adalah bakat sekali dalam satu generasi, dan awalnya saya naif berpikir saya bisa mempelajari bakat itu dan menjadi virtuoso. Tapi mereka bilang, ‘Butuh waktu lebih dari beberapa bulan latihan piano’,” ujarnya.
Woodall mengaku sebelumnya tidak bisa bermain piano, tetapi selalu tertarik pada instrumen tersebut. “Saya tidak terlalu musikal. Saya suka musik dan tidak bisa membayangkan hidup tanpanya, tapi menciptakan dan memainkan musik bukanlah hal yang pernah saya lakukan. Namun piano selalu menarik minat saya lebih dari instrumen lain,” tambahnya.
Selain berlatih piano, Woodall juga mempelajari teknik menyetel piano karena karakternya bekerja sebagai tuner. Ia mengungkapkan bahwa proses itu jauh lebih kompleks dari perkiraannya. “Ada tiga senar untuk setiap tuts, dan jika satu senar saja tidak pas, Anda harus menyetel ketiganya dengan sempurna, dan masing-masing akan berbeda. Setiap piano unik,” jelasnya.
Dalam Tuner, Woodall beradu peran dengan legenda Hollywood Dustin Hoffman yang memerankan mentor Niki, Harry Horowitz. Woodall mengaku sangat mengagumi Hoffman. “Kehadirannya di lokasi syuting membuat akting jauh lebih mudah. Saya sudah menyukainya, jadi sulit memerankan momen-momen di mana Niki jengkel padanya,” katanya sambil tertawa.
Ia menambahkan bahwa karya-karya Hoffman telah memengaruhinya sejak kecil, mulai dari Hook hingga All the President’s Men. “Bahkan sebelum bertemu, dia sudah menyentuh hidup saya. Sangat mudah merasakan cinta dan kedekatan dengannya. Kedengarannya saya seperti orang gila,” ujar Woodall.
Film Tuner sendiri mengisahkan perjalanan Niki White yang harus beradaptasi dengan kondisi barunya, mengeksplorasi batas antara bakat dan kecacatan. Dengan persiapan intensif yang dilakukan Woodall, penonton dapat menantikan penampilan yang autentik dan mendalam.



