Konser Ricky Martin di Montenegro Dihentikan Akibat Gas Air Mata, Sang Bintang Dinyatakan Aman
Baca dalam 60 detik
- Insiden gas air mata memaksa penghentian konser Ricky Martin di Montenegro, namun penyanyi dan timnya dilaporkan selamat.
- Setelah situasi terkendali, Martin memutuskan melanjutkan pertunjukan demi memenuhi janji kepada penggemar, meskipun ada saran sebaliknya dari tim.
- Tur Eropa Ricky Martin tetap berjalan sesuai jadwal, dengan rangkaian konser di Kroasia, Italia, Swiss, dan Jerman.

Konser pembuka tur Eropa Ricky Martin di Montenegro pada Kamis malam (26/5) harus dihentikan sementara setelah seseorang melepaskan gas air mata ke arah panggung. Insiden tersebut memicu kepanikan di antara penonton dan memaksa sang penyanyi beserta seluruh kru segera dievakuasi. Namun, juru bicara Martin memastikan bahwa penyanyi berusia 50 tahun itu dalam keadaan selamat dan tidak mengalami cedera.
Menurut pernyataan resmi dari humas Martin, Róndine Alcalá, pelaku melepaskan tabung gas air mata di dekat panggung saat konser berlangsung. Petugas keamanan dan otoritas setempat segera bertindak untuk mengendalikan situasi dan memberikan bantuan kepada penonton yang terdampak. Meskipun tim artis menyarankan agar konser tidak dilanjutkan, Ricky Martin memutuskan untuk kembali ke panggung setelah polisi memastikan kondisi aman. Keputusan ini diambil untuk memenuhi komitmennya terhadap para penggemar yang hadir.
Alcalá menegaskan bahwa tur Martin akan berjalan sesuai rencana. “Artis akan melanjutkan tur Ricky Martin Live dengan pertunjukan mendatang di seluruh Eropa dan tanggal internasional tambahan sesuai jadwal,” tulisnya dalam pernyataan di Instagram. Martin dijadwalkan tampil di sejumlah negara Eropa sepanjang Juni, termasuk Kroasia, Italia, Swiss, dan Jerman.
Di luar insiden tersebut, Ricky Martin juga sempat berbagi cerita tentang pengalaman membawa anak-anaknya dalam tur. Dalam wawancara dengan The Kelly Clarkson Show, ia mengungkapkan bahwa putra kembarnya, Matteo dan Valentino (17), serta Lucia (7) dan Renn (6) kerap mendampinginya. Ia menceritakan momen ketika anak-anaknya menyadari ketenarannya saat melihatnya tampil di panggung untuk pertama kalinya. “Mereka bilang, 'Ah, mengerti, Ayah, kamu adalah Ricky Martin!'” kenangnya. Kini, anak-anaknya lebih kritis dan sering memberi masukan jujur setelah pertunjukan, seperti “Ayah bisa lebih baik lagi.”
Insiden gas air mata ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dalam acara berskala besar. Meskipun sempat menimbulkan kekhawatiran, respons cepat dari pihak keamanan dan keputusan Martin untuk melanjutkan konser menunjukkan profesionalisme dan dedikasi terhadap penggemar. Ke depannya, diharapkan protokol keamanan di konser-konser serupa dapat lebih diperketat untuk mencegah kejadian serupa.



