Unai Emery Kembali Buktikan Diri sebagai Maestro Eropa: Aston Villa Juara Europa League
Baca dalam 60 detik
Aston Villa mengakhiri paceklik gelar selama 30 tahun setelah menaklukkan Freiburg 3-0 di final Europa League, berkat sentuhan taktis Unai Emery.
Emery kini sejajar dengan Carlo Ancelotti, Jose Mourinho, dan Giovanni Trapattoni sebagai pelatih dengan lima trofi Eropa, menunjukkan konsistensi di level tertinggi.
Kemenangan ini mengukuhkan transformasi Villa dari tim papan bawah Premier League menjadi kekuatan Eropa, dengan tiket Liga Champions sudah diamankan.
Unai Emery kembali menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Eropa. Manajer asal Spanyol itu berhasil membawa Aston Villa meraih gelar juara Europa League setelah mengalahkan Freiburg dengan skor telak 3-0 pada laga final yang digelar Rabu malam. Kemenangan ini menjadi trofi pertama bagi Villa dalam 30 tahun terakhir, sekaligus gelar Eropa kelima bagi Emery sepanjang karier kepelatihannya.
Emery, yang kini berusia 54 tahun, sebelumnya telah mempersembahkan tiga gelar Europa League berturut-turut untuk Sevilla (2014, 2015, 2016) dan satu lagi bersama Villarreal pada 2021. Dengan pencapaian ini, ia menyamai rekor Carlo Ancelotti, Jose Mourinho, dan Giovanni Trapattoni sebagai pelatih dengan koleksi trofi Eropa terbanyak. Keberhasilannya membangun kembali Aston Villa dari tim yang nyaris terdegradasi menjadi juara Eropa menunjukkan keistimewaan pendekatan manajerialnya.