Kemenangan Penting Angelina Jolie: Hakim Tolak Permintaan Brad Pitt untuk Mengakses Email Pribadi
Baca dalam 60 detik
- Hakim memutuskan Angelina Jolie tidak wajib menyerahkan 22 email pribadi kepada Brad Pitt dalam kasus kilang anggur Miraval.
- Pengacara Jolie menyebut ini sebagai kemenangan melawan upaya kontrol komunikasi yang dilakukan oleh Pitt.
- Perseteruan hukum mengenai aset di Perancis ini telah berlangsung sejak Jolie menjual sahamnya pada 2021.

Perseteruan hukum yang panjang antara Angelina Jolie dan Brad Pitt terkait kilang anggur Miraval di Perancis mencapai babak baru. Pihak pengacara Jolie menyebut perkembangan terbaru ini sebagai sebuah "kemenangan penting" bagi sang aktris dalam melindungi privasi komunikasinya.
Detail Keputusan Pengadilan:
- Keputusan Hakim: Hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles, Cindy Pánuco, memutuskan bahwa Jolie tidak perlu menyerahkan 22 email pribadi yang membahas kasus tersebut.
- Pembatalan Perintah Sebelumnya: Putusan ini membatalkan perintah hakim pada Desember tahun lalu yang sempat mewajibkan Jolie untuk memproduksi dokumen-dokumen tersebut.
- Tuntutan Brad Pitt: Aktor film F1 tersebut awalnya meminta akses ke 126 dokumen rahasia, sebelum akhirnya menyusut menjadi 22 dokumen, yang kini seluruhnya ditolak oleh pengadilan.
Pernyataan Pihak Hukum dan Latar Belakang
Kasus ini bermula sejak Jolie menjual sahamnya di Miraval pada tahun 2021, memicu serangkaian tuntutan hukum dari pihak Pitt.
| Pihak | Tanggapan / Posisi Hukum |
|---|---|
| Pengacara Jolie (Paul Murphy) | Menyebut tindakan Pitt sebagai pola upaya pengendalian terhadap komunikasi pribadi kliennya dengan pengacaranya sendiri. |
| Sumber Pihak Brad Pitt | Menyatakan bahwa keputusan ini bersifat sementara dan menganggap tim Jolie berusaha menyembunyikan intensi sebenarnya dari pengadilan. |
| Status Hubungan | Pasangan ini telah berpisah sejak 2016 setelah bersama selama 12 tahun. |
"Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Tn. Pitt benar-benar melampaui batas ketika ia mencari akses ke dokumen-dokumen yang jelas-jelas bersifat rahasia (privileged)," ujar Paul Murphy, pengacara Angelina Jolie.
Kemenangan ini dianggap krusial bagi pihak Jolie dalam menjaga kerahasiaan komunikasi antara pengacara dan klien. Sementara itu, sengketa mengenai kepemilikan dan penjualan saham di kilang anggur Miraval tersebut masih terus berlanjut di pengadilan.



