Clara Shinta Sambangi Komnas Perempuan: Adukan Dugaan Video Call Nakal Suami dengan Wanita Lain
Baca dalam 60 detik
- Clara Shinta mengadukan suaminya, Alexander Assad, ke Komnas Perempuan atas dugaan video call nakal dengan wanita lain.
- Komnas Perempuan merespons aduan tersebut dari perspektif perlindungan hak perempuan dan istri sah.
- Kejadian ini berdampak buruk pada nama baik, pekerjaan, serta hubungan rumah tangga Clara Shinta.

Selebriti Clara Shinta, didampingi kuasa hukumnya Sunan Kalijaga, resmi mendatangi Komnas Perempuan di Jakarta Pusat pada Senin (4/5/2026). Kedatangan tersebut bertujuan untuk membuat aduan terkait dugaan perilaku suaminya, Alexander Assad, yang terlibat dalam aktivitas video call tidak pantas dengan wanita lain.
Detail Aduan dan Respons Komnas Perempuan:
- Subjek Aduan: Dugaan adanya video call nakal (VCS) antara suami Clara Shinta dengan wanita lain yang sempat viral di pemberitaan.
- Perspektif Komnas: Pihak Komnas Perempuan menerima aduan tersebut dan memberikan respons dengan mendengarkan dari sudut pandang perempuan serta mempertimbangkan posisi Clara sebagai istri sah.
- Dampak yang Dialami: Clara merasa sangat dirugikan secara pribadi, merusak nama baik, mengganggu pekerjaan, serta berdampak pada anak-anak dan keharmonisan rumah tangganya.
Langkah Hukum dan Perlindungan Istri Sah
Clara Shinta menekankan bahwa posisinya sebagai istri sah memiliki kekuatan hukum dan agama yang kuat dalam menghadapi permasalahan ini.
| Poin Utama | Keterangan |
|---|---|
| Status Hukum | Clara menegaskan dirinya sebagai istri sah yang memiliki perlindungan di mata hukum dan agama. |
| Alasan Mengadu | Ia merasa menjadi korban dari peristiwa dugaan hubungan gelap suaminya yang merugikan martabat keluarga. |
| Tindakan Lanjut | Untuk langkah hukum selanjutnya, Clara menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada tim kuasa hukum Sunan Kalijaga. |
"Mereka di sini nggak melihat itu (mata hukum saja), mereka lebih melihat ke apalagi terlebih lagi posisi saya ini istri sah, punya kekuatan hukum lagi di mata agama dan hukum," ungkap Clara Shinta.
Akibat dari peristiwa yang viral tersebut, hubungan Clara dengan suaminya sempat dikabarkan merenggang hingga berpisah sementara. Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa pengaduan ini dilakukan untuk melindungi hak-hak kliennya sebagai perempuan dan istri yang merasa dizalimi.



