Kolaborasi Xeva Al Gazel dan Shal dalam Lagu 'Gigih', Jadi Soundtrack Film Terbaru Anggy Umbara
Baca dalam 60 detik
- Xeva Al Gazel dan Shal berkolaborasi merilis lagu "Gigih" sebagai soundtrack resmi film horor/drama Keluarga Suami Adalah Hama karya Anggy Umbara.
- Lagu tersebut mengusung pesan motivasi dan ketahanan hidup dengan aransemen musik yang tenang (chill), mencerminkan perjuangan karakter yang diperankan Raihanun.
- Proyek ini merupakan kali pertama bagi kedua penyanyi muda tersebut merilis lagu dengan lirik berbahasa Indonesia sepenuhnya.
Dua penyanyi muda berbakat, Xeva Al Gazel dan Shal, resmi merilis kolaborasi terbaru mereka lewat lagu berjudul "Gigih". Lagu ini diciptakan khusus untuk menjadi original soundtrack (OST) film terbaru sutradara Anggy Umbara yang bertajuk Keluarga Suami Adalah Hama.
Fakta Kunci Lagu 'Gigih' & Film Terkait:
- Produksi: Dibuat dan diproduseri oleh Fajar Putra Jaya serta Aloysius Julindra.
- Makna Lagu: Bercerita tentang keteguhan hati dan semangat untuk tetap bertahan di tengah tantangan hidup yang tidak selalu sesuai harapan.
- Kaitan Cerita: Liriknya selaras dengan perjuangan karakter utama film yang diperankan oleh aktris Raihanun.
- Jadwal Rilis Film: Keluarga Suami Adalah Hama dijadwalkan tayang di bioskop pada 21 Mei mendatang.
Sentuhan Musik yang Menenangkan
Berbeda dengan lagu motivasi pada umumnya yang biasanya bertempo cepat dan menggebu-gebu, "Gigih" justru dikemas dengan melodi yang lebih santai, chill, dan kalem. Menurut Aloysius Julindra, aransemen ini dipilih agar terdengar menenangkan di telinga pendengar namun tetap menyampaikan pesan yang kuat sebagai sebuah lagu latar film.
| Profil Penyanyi | Catatan Karier & Warna Musik |
|---|---|
| Xeva Al Gazel | Dikenal sebagai musisi indie pop dan ballad reflektif. Sejak 2023 aktif merilis karya berbahasa Inggris, termasuk EP Love Epitome. |
| Shal | Telah merilis tiga single sebelumnya. Proyek lagu "Gigih" ini menjadi rilisan perdana bagi Shal (dan juga Xeva) dengan lirik berbahasa Indonesia. |
"Lagu ini berawal dari tema filmnya, di mana ada situasi kita harus bertahan, harus memperkuat diri masing-masing untuk menghadapi hidup ini. Dan ini dipasang di filmnya pun tepat di turning point, di klimaksnya," jelas sutradara Anggy Umbara dalam konferensi virtual.
Meskipun diciptakan khusus untuk kebutuhan film, Fajar Putra Jaya menekankan bahwa pesan dalam lagu ini bersifat universal. Liriknya tetap bisa dinikmati dan terasa relevan bagi pendengar luas yang mungkin sedang berjuang menghadapi tantangan hidup mereka masing-masing.



