Pedro Pascal Ambil Langkah Hukum Terhadap Merek Minuman Keras 'Pedro Piscal'
Baca dalam 60 detik
- Aktor Pedro Pascal melayangkan gugatan hukum terhadap David Herrera, seorang pedagang minuman asal Chile yang menjual brendi anggur dengan merek "Pedro Piscal".
- Herrera telah mendaftarkan merek tersebut secara sah pada tahun 2023, namun Pascal menuntut pengambilalihan hak merek karena dianggap meniru nama aslinya.
- Kasus ini menjadi sorotan luas di Chile, mengingat dalam sengketa merek sebelumnya (seperti kasus madu Miel Gibson dan toko roti Superpan), pengusaha lokal justru kerap menang di pengadilan melawan figur publik.

Aktor Hollywood kelahiran Chile, Pedro Pascal, tengah melancarkan pertempuran hukum melawan seorang pedagang minuman beralkohol di negaranya. Pasalnya, pedagang tersebut menjual merek pisco—minuman keras tradisional berbahan dasar anggur khas Chile—dengan nama pelesetan yang sangat mirip dengan nama sang aktor, yakni "Pedro Piscal".
Fakta Kunci Kasus 'Pedro Piscal':
- Awal Mula Bisnis: Pengusaha bernama David Herrera berhasil mendaftarkan nama merek tersebut secara resmi ke regulator komersial Chile pada tahun 2023 dan mulai menjual produknya di berbagai toko dan restoran.
- Tuntutan Hukum: Pedro Pascal telah mengajukan dokumen hukum untuk mengambil alih kendali nama merek dagang tersebut karena kemiripannya yang sangat identik dan dianggap mendompleng nama pribadinya.
- Potensi Preseden Hukum: Kasus ini diawasi dengan sangat ketat di Chile karena hasil akhirnya diharapkan dapat menjadi preseden hukum baru mengenai bagaimana nama selebritas dilindungi di negara tersebut.
Herrera mengaku bahwa pada awalnya ia hanya menguji beberapa nama sebelum akhirnya merasa bahwa nama "Pedro Piscal" adalah yang paling menarik dan mudah diingat. Namun, bisnis kecilnya tiba-tiba harus berhadapan dengan tim kuasa hukum dari bintang besar Hollywood.
"Lalu kami merencanakan perjalanan ke wilayah Pisco ketika tiba-tiba kami mendapat email bernada tegas dari pengacara. Saya, manusia biasa, mendapat email dari aktor superstar? Itu sedikit membuat saya takut," ungkap David Herrera saat diwawancarai oleh The Guardian.
Sejarah Kasus Serupa di Chile
Praktik menggunakan kekuatan nama bintang (pelesetan) untuk menjual produk bukanlah hal yang aneh di Chile. Menariknya, dalam beberapa kasus terkenal sebelumnya, pihak selebritas atau perusahaan raksasa justru gagal memenangkan gugatan terhadap pengusaha lokal. Berikut adalah dua contoh kasus yang pernah terjadi:
| Merek Lokal (Tergugat) | Pihak Penggugat & Hasil Keputusan |
|---|---|
| Miel Gibson (Bisnis Madu) | Digugat oleh aktor Mel Gibson karena menggunakan pelesetan namanya dan menempelkan gambar sang aktor dari film Braveheart di label produk. Hasilnya: Bisnis madu tersebut memenangkan hak untuk tetap menggunakan nama tersebut. |
| Superpan (Toko Roti) | Digugat oleh raksasa komik DC Comics pada tahun 2020 karena menggunakan nama pelesetan Superman dan gambar Clark Kent dengan logo 'S' selama tiga dekade di Santiago. Hasilnya: Toko roti tersebut keluar sebagai pemenang. |
Melihat sejarah hukum di atas, sengketa merek dagang antara Pedro Pascal dan pedagang pisco lokal ini menjadi sangat menarik untuk diikuti guna melihat apakah sang aktor berhasil mematahkan tren kekalahan selebritas di pengadilan Chile.



