Seorang Ayah Terluka Usai Tak Sengaja Jatuhkan Bom Pipa Buatannya untuk Menghibur Tamu
Baca dalam 60 detik
- Travis Peachey (51), seorang pria asal Pennsylvania, terluka dan ditangkap setelah tak sengaja menjatuhkan dan meledakkan bom pipa rakitannya sendiri.
- Bom tersebut awalnya ia persiapkan untuk "menghibur" tamunya, namun karena batal datang, ia memindahkannya ke gudang untuk dilucuti sebelum akhirnya terjatuh.
- Peachey mengalami luka di wajah dan mata akibat serpihan ledakan, serta kini dijerat dengan berbagai dakwaan pidana, termasuk kepemilikan bahan peledak dan membahayakan kesejahteraan anak.

Niat hati ingin memberikan hiburan yang tidak biasa bagi para tamunya, seorang ayah asal Pennsylvania, Amerika Serikat, justru berakhir di rumah sakit dan harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pria tersebut terluka parah akibat tak sengaja menjatuhkan bom pipa rakitannya sendiri.
Fakta Kunci Insiden Ledakan Bom Pipa:
- Identitas Pelaku/Korban: Pria tersebut diketahui bernama Travis Peachey, berusia 51 tahun.
- Alasan Pembuatan: Peachey mengaku kepada Polisi Negara Bagian Pennsylvania bahwa ia merakit bom pipa tersebut dengan dalih untuk "menghibur" tamu-tamu pestanya.
- Dampak Ledakan: Peachey mengalami luka parah di bagian wajah dan salah satu matanya. Pihak medis bahkan harus mengeluarkan serpihan material (shrapnel) dari kepalanya.
Peristiwa nahas ini bermula ketika Peachey sedang menantikan kedatangan para tamunya. Ia telah menyiapkan bom tersebut dan meletakkannya di atas tumpukan kayu di halaman belakang rumahnya. Namun, setelah mendapat kabar bahwa tamu-tamunya batal hadir, Peachey membawa bom tersebut ke dalam gudang (shed) dengan niat untuk melucuti dan membongkarnya kembali.
Di tengah proses pelucutan di dalam gudang, Peachey secara tidak sengaja menjatuhkan bom tersebut sehingga memicu ledakan. Istri dan kedua anaknya yang saat itu berada di dalam rumah langsung dikejutkan oleh suara ledakan keras dari arah luar.
Penyelidikan dan Dakwaan Pidana
Dalam kondisi terluka dan berlumuran darah, Peachey berlari masuk ke dalam rumah dan memberi tahu istrinya bahwa ia harus segera dilarikan ke rumah sakit. Pihak berwenang yang kemudian menggeledah rumah tersebut menemukan sebuah lubang di lantai gudang beserta ceceran darah akibat ledakan.
Buntut dari tindakan cerobohnya, Peachey kini tidak hanya harus memulihkan diri dari luka fisik, tetapi juga harus menghadapi serangkaian tuntutan hukum yang serius dari pihak kepolisian. Berikut adalah rincian dakwaan yang dijatuhkan kepadanya:
| Tuntutan / Dakwaan Pidana | Keterangan Singkat |
|---|---|
| Membahayakan Kesejahteraan Anak | Tindakan merakit dan menyimpan bahan peledak di area tempat tinggal sangat mengancam nyawa kedua anaknya. |
| Kepemilikan Bahan Peledak | Memiliki dan merakit bom pipa tanpa izin sah merupakan pelanggaran hukum berat. |
| Menciptakan Risiko Bencana | Ledakan bom di kawasan permukiman berpotensi memicu bencana yang lebih besar bagi lingkungan sekitar. |
| Tindakan Membahayakan Orang Lain | Secara sembrono melakukan aktivitas yang menempatkan nyawa istri, anak, dan tetangga dalam risiko mematikan. |
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang bahaya fatal dari merakit maupun menyimpan bahan peledak ilegal, apa pun alasannya.



