Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang dilaporkan Antara News hadir di saat yang sangat tepat. Ketika berita internasional didominasi oleh ledakan kilang di Iran dan perang siber, narasi mengenai "pemerintahan yang kuat" berfungsi sebagai penawar rasa cemas bagi investor dan masyarakat domestik.
Dengan menekankan pada rekam jejak keberhasilan, Prabowo sedang membangun kepercayaan bahwa Indonesia memiliki daya tahan (resilience) yang cukup untuk menghadapi efek domino dari kenaikan harga energi global. Fokus pada keberlanjutan menunjukkan bahwa prioritas utama Jakarta saat ini adalah menjaga roda ekonomi tetap berputar di tengah gangguan rantai pasok dunia.
โข Kemandirian Energi: Upaya terus-menerus untuk mengurangi ketergantungan pada impor migas di tengah krisis Hormuz.
โข Ketahanan Pangan: Program lumbung pangan nasional yang terus diprioritaskan untuk mengantisipasi inflasi global.
โข Kepemimpinan Tegas: Menjaga persatuan nasional di tengah tarikan kepentingan politik internasional.
โข Pesan Utama: "Kekuatan sebuah bangsa bukan hanya pada senjatanya, melainkan pada keberlanjutan pembangunan dan kepercayaan rakyatnya."




