LY Corp Konsolidasi 164 Kluster OpenStack Yahoo Japan dan LINE Jadi Satu Cloud Terpadu
Baca dalam 60 detik
- LY Corporation merombak total infrastrukturnya dengan menggabungkan lebih dari 164 kluster OpenStack dari Yahoo Japan dan LINE menjadi satu cloud terpadu bernama Flava.
- Perusahaan menghapus modifikasi sistem kustom demi OpenStack versi standar agar pembaruan keamanan dan penambahan fitur dapat dilakukan dengan lebih mudah dan rutin.
- Arsitektur baru ini berfokus pada konsep statelessness, ketersediaan berbasis aplikasi, dan pemulihan sistem yang sangat cepat menggunakan Infrastructure as Code.

LY Corporation, raksasa teknologi hasil merger Yahoo Japan dan LINE, tengah melakukan perombakan besar-besaran dengan menggabungkan ratusan kluster OpenStack mereka yang sangat terfragmentasi menjadi satu arsitektur cloud baru bernama "Flava".
Fakta Kunci Migrasi Cloud 'Flava':
- Skala Masif: Menggabungkan infrastruktur "Verda" milik LINE (130.000 VM) dan "YNW" milik Yahoo Japan (160.000+ VM) yang sebelumnya tersebar di lebih dari 164 kluster OpenStack.
- Kembali ke Standar: Meninggalkan modifikasi kustom yang menyulitkan proses pembaruan, dan beralih ke versi OpenStack upstream (standar bawaan komunitas).
- Otomasi Cerdas: Memanfaatkan Infrastructure as Code (IaC) untuk pemulihan cepat dan merencanakan penggunaan AI/LLM guna menangani kerusakan hardware harian secara otomatis.
Perombakan ini sebagian besar didorong oleh riwayat masalah keamanan siber yang pernah mengekspos data pengguna, yang berujung pada teguran ketat dari pemerintah Jepang. Dengan memangkas arsitektur lawas yang terlalu banyak dimodifikasi, LY Corp kini dapat menerapkan pembaruan keamanan dan perbaikan bug secara berkala tanpa menghadapi hambatan teknis.
"Dalam cloud lawas, terlalu banyak modifikasi khusus pada OpenStack membuat pembaruan menjadi sulit. Dengan menghilangkan hambatan tersebut, kami memungkinkan ritme pembaruan yang teratur dan memastikan keamanan selalu pada versi terbaru," jelas Ryuutarou Inoue, Head of Cloud Infrastructure Unit LY.
Tiga Pilar Utama Arsitektur Cloud Flava
| Pilar Infrastruktur | Fokus Eksekusi (Application-Side) |
|---|---|
| Pursuing Statelessness | Memindahkan data persisten ke penyimpanan eksternal (seperti Ceph). Disk pada VM (root) hanya dianggap sebagai penyimpanan sementara (ephemeral). |
| Application-Driven Availability | Tidak lagi memaksakan uptime 100% dari sisi hardware fisik, melainkan membangun ketersediaan layanan yang dikelola langsung oleh arsitektur aplikasinya. |
| Faster Recovery via IaC | Saat terjadi insiden, prioritasnya adalah membangun ulang environment dengan cepat menggunakan skrip IaC agar layanan tetap berjalan, bukan membuang waktu mencari akar masalah server. |



