Platform TI Kesehatan CareCloud Selidiki Potensi Kebocoran Data Pasien Pasca-Insiden Keamanan Siber
Baca dalam 60 detik
- Insiden Siber: Platform perangkat lunak medis CareCloud mengungkapkan adanya serangan keamanan siber yang melumpuhkan salah satu lingkungan rekam medis elektronik mereka selama 8 jam pada pertengahan Maret 2026.
- Potensi Kebocoran: Perusahaan kini tengah melakukan investigasi untuk memastikan apakah ada data pribadi dan informasi kesehatan pasien yang berhasil dicuri oleh para peretas.
- Situasi Terkendali: CareCloud memastikan bahwa serangan tersebut berhasil diisolasi pada satu platform saja, sistem telah dipulihkan sepenuhnya, dan pelaku peretasan diyakini sudah tidak memiliki akses ke dalam jaringan mereka.

Penyedia solusi teknologi kesehatan yang berbasis di New Jersey, CareCloud (Nasdaq: CCLD), baru-baru ini mengungkapkan terjadinya sebuah insiden keamanan siber yang berpotensi membahayakan data privasi dan informasi medis pasien mereka.
Melansir dari laporan SecurityWeek, perusahaan yang menawarkan perangkat lunak berbasis komputasi awan (cloud) untuk klinik dan rumah sakit ini melaporkan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) bahwa jaringan mereka mengalami gangguan sementara pada 16 Maret 2026 lalu. Akibat serangan siber tersebut, fungsionalitas dan akses data pada salah satu dari enam lingkungan rekam medis elektronik (electronic health record) mereka sempat lumpuh selama kurang lebih 8 jam.
- Penyelidikan Sedang Berlangsung: Pihak CareCloud saat ini tengah melakukan investigasi mendalam untuk menentukan apakah peretas berhasil mengakses atau mengeksfiltrasi (mencuri) informasi pasien maupun data sensitif lainnya yang tersimpan di lingkungan yang disusupi.
- Dampak yang Terisolasi: Perusahaan menegaskan bahwa insiden ini hanya terbatas pada lingkungan "CareCloud Health" dan sama sekali tidak berdampak pada platform, divisi, sistem, atau data lain milik perusahaan.
- Sistem Telah Pulih: CareCloud menyatakan bahwa seluruh sistem yang terdampak kini telah berhasil dipulihkan sepenuhnya, dan mereka yakin pelaku ancaman siber sudah tidak memiliki akses masuk ke dalam jaringan.
Hingga saat artikel ini ditulis, belum ada kelompok ransomware atau geng kejahatan siber yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. CareCloud menilai bahwa insiden ini tidak akan memberikan dampak material yang signifikan bagi perusahaan, dan segala potensi kerugian finansial yang timbul diharapkan dapat ditutup oleh asuransi siber (cyberinsurance) yang mereka miliki.
| Detail Insiden Keamanan | Keterangan |
|---|---|
| Perusahaan Terdampak | CareCloud (Platform TI Kesehatan) |
| Tanggal Kejadian | 16 Maret 2026 |
| Sektor yang Disusupi | Lingkungan Rekam Medis Elektronik "CareCloud Health" |



