Langkah Mundur Meta: Enkripsi Instagram Dihapus, Privasi Pengguna Kini Terancam
Baca dalam 60 detik
- Meta memutuskan untuk menghapus fitur enkripsi ujung ke ujung pada pesan langsung Instagram dalam beberapa bulan ke depan.
- Keputusan ini diambil dengan alasan sangat sedikit pengguna yang mengaktifkan fitur keamanan tersebut secara manual.
- Namun para pakar keamanan menilai alasan Meta hanyalah dalih belaka karena perusahaan sengaja menyembunyikan opsi tersebut agar sulit ditemukan pengguna.

Setelah bertahun-tahun menjanjikan keamanan pesan yang lebih baik, Meta justru membuat keputusan mengejutkan dengan menghapus opsi enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption atau E2EE) pada fitur pesan langsung (DM) Instagram. Langkah mundur ini memicu kekhawatiran besar dari para pakar keamanan siber.
Melansir laporan 9to5Mac pada Senin (23/3/2026), Meta sebelumnya telah berhasil menerapkan E2EE sebagai standar di Facebook Messenger pada akhir tahun 2023. Perusahaan asuhan Mark Zuckerberg tersebut juga sempat menjanjikan fitur serupa untuk Instagram DM. Namun, alih-alih menjadikannya standar bawaan, Meta menyembunyikan opsi tersebut di dalam menu pengaturan agar pengguna harus mengaktifkannya secara manual (opt-in).
Alasan tersebut dinilai sangat tidak masuk akal oleh para pakar keamanan. Davi Ottenheimer, seorang eksekutif keamanan senior, menyebut langkah Meta ini sangat sinis. Menurutnya, Meta sengaja merancang fitur tersebut agar sulit ditemukan, lalu membunuhnya dengan dalih tidak populer karena tidak mudah diakses. Keputusan ini dinilai bukan hanya mengorbankan privasi pengguna, tetapi juga menjadi preseden buruk bagi perusahaan teknologi lain dalam menghadapi tekanan dari pihak berwenang yang menuntut akses ke data pesan pribadi.
- Status Fitur: Opsi keamanan pesan E2EE di DM Instagram akan ditarik sepenuhnya dalam beberapa bulan ke depan.
- Alasan Meta: Mengklaim fitur tersebut tidak populer dan jarang diaktifkan oleh penggunanya.
- Kritik Pakar: Fitur sengaja disembunyikan di menu pengaturan alih-alih dijadikan standar bawaan (default), sehingga wajar jika jarang digunakan.
Langkah Meta ini sangat bertolak belakang dengan sikap kompetitornya, Apple, yang konsisten mempertahankan standar enkripsi pada iMessage, bahkan ketika harus berhadapan dengan ancaman regulasi dari pemerintah Inggris. Berikut perbandingan kebijakan enkripsi pesan antar raksasa teknologi saat ini:
| Platform Pesan | Status Enkripsi (E2EE) | Kebijakan Pengaktifan |
|---|---|---|
| Apple iMessage | Aktif Penuh | Standar Bawaan (Default) |
| Facebook Messenger | Aktif Penuh (Sejak 2023) | Standar Bawaan (Default) |
| Instagram DM | Dihapus | Sebelumnya opsional, kini ditiadakan |



