Sisi Gelap Frame Generation: "Bingkai Palsu" yang Menutupi Masalah Utama Performa PC Modern
Baca dalam 60 detik
- Teknologi Multi Frame Generation (MFG) terbaru dari Nvidia mampu meningkatkan FPS secara masif, namun sering kali menghasilkan artefak visual yang mengganggu seperti gambar berkedip dan distorsi tekstur.
- Meskipun angka FPS terlihat tinggi di atas kertas, latensi input (jeda kendali) justru meningkat drastis, terutama pada gim berat yang menggunakan fitur Path Tracing.
- MFG kini menjadi "kebutuhan yang dipaksakan" bagi para pemain PC kelas atas agar bisa menjalankan gim grafis paling mutakhir, walaupun kualitas visual murninya sering kali harus dikorbankan demi kehalusan gerakan semu.

Teknologi Frame Generation kini ada di mana-mana, menjanjikan lonjakan FPS yang fantastis lewat bantuan AI. Namun, di balik angka-angka mulus tersebut, tersimpan kompromi visual dan latensi yang sering kali diabaikan oleh para produsen hardware.
Berdasarkan ulasan Dave Meikleham dari MakeUseOf pada Sabtu (21/3/2026), kehadiran Nvidia Multi Frame Generation (MFG) yang eksklusif untuk seri RTX 50 (Blackwell) memicu perdebatan sengit. Sejak peluncuran DLSS 4 dan 4.5, jumlah gim yang mendukung 3x hingga 6x MFG meledak. Meski mampu mengubah 40 FPS menjadi 120 FPS, teknologi ini menyisipkan "bingkai palsu" hasil interpolasi AI yang membawa konsekuensi buruk pada kualitas gambar.
Masalah utama yang muncul adalah artefak visual yang mengganggu. Dalam gim terbaru seperti Resident Evil Requiem, penggunaan MFG menyebabkan efek shimmering (berkedip) di sekitar cahaya senter dan teks menu. Fenomena serupa ditemukan pada GTA V: Enhanced Edition dan Hogwarts Legacy, di mana tekstur rumit seperti pagar atau atap bangunan tampak bergetar tidak wajar saat kamera digerakkan. Selain cacat visual, MFG secara signifikan meningkatkan input lag dibandingkan Frame Generation tradisional (2x).
- Lonjakan FPS Semu: Mampu melipatgandakan frame rate hingga 6x lipat menggunakan AI Blackwell 50-Series.
- Cacat Visual: Munculnya artefak gambar, kedipan pada teks, dan efek riak (ripple) yang hanya terlihat saat kamera bergerak.
- Masalah Latensi: Semakin banyak frame buatan yang disisipkan, semakin tinggi jeda antara perintah kontrol (mouse/keyboard) dengan aksi di layar.
Meski penuh kekurangan, MFG kini menjadi kebutuhan bagi pengguna yang ingin menjalankan fitur grafis berat seperti Path Tracing di gim masa depan seperti The Witcher 4. Berikut adalah data perbandingan performa pada sistem RTX 5090:
| Gim (4K Ultra) | FPS (x2 FG) | FPS (x4 MFG) | Latensi (x4 MFG) |
|---|---|---|---|
| Cyberpunk 2077 | 45 - 54 | 95 - 106 | 88 - 103 ms |
| RE Requiem | 44 - 69 | 114 - 120 | 63 - 112 ms |
| Hogwarts Legacy | 120 (Locked) | 120 (Locked) | 196 - 254 ms |



