Akhirnya Bertemu Setelah 24 Tahun: Momen Haru Denada dan Ressa Rizky Rossano di Tengah Pusaran Konflik Hukum
Baca dalam 60 detik
- Setelah berpisah selama 24 tahun, penyanyi Denada membagikan momen pertemuan emosionalnya dengan anak kandungnya, Ressa Rizky Rossano, menjelang Hari Raya Idulfitri.
- Momen bahagia ini dipandu oleh psikolog Intan Erlita untuk mendampingi kondisi mental keduanya setelah kasus ini mencuat secara kontroversial ke ranah publik.
- Meskipun mereka terlihat rukun dalam foto tersebut, konflik hukum perdata terkait tuntutan ganti rugi Rp7 miliar yang diajukan Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak belum menemukan titik terang.

Sebuah momen mengharukan akhirnya tercipta di tengah pusaran konflik hukum yang belakangan ini menyita perhatian publik. Penyanyi Denada membagikan momen pertemuannya dengan Ressa Rizky Rossano, pemuda yang baru-baru ini diakuinya sebagai anak kandung, setelah 24 tahun lamanya terpisah.
Pertemuan bersejarah yang berlangsung pada Jumat (20/3/2026), tepat menjelang Hari Raya Idulfitri ini, dibagikan langsung oleh Denada melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam foto-foto tersebut, hubungan ibu dan anak ini tampak hangat dan mencair. Keduanya tak canggung memamerkan pose swafoto yang kasual. Demi kelancaran proses emosional ini, Denada secara khusus didampingi oleh psikolog profesional, Intan Erlita.
Meskipun pertemuan ini penuh dengan rasa syukur, bayang-bayang perseteruan hukum masih membayangi keduanya. Kasus ini pertama kali meledak ketika Ressa muncul ke publik dan melayangkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi senilai Rp7 miliar. Ressa merasa dirinya telah ditelantarkan dan disembunyikan selama lebih dari dua dekade.
- Pengakuan Terbuka: Pada bulan Februari lalu, Denada akhirnya mengakui secara terbuka bahwa Ressa adalah darah dagingnya, dengan alasan kondisi psikisnya di masa lalu tidak memungkinkan untuk merawatnya.
- Bantahan Penelantaran: Denada membantah keras tuduhan penelantaran anak. Pihaknya mengeklaim telah menunaikan kewajiban pembiayaan sekolah dan memfasilitasi kebutuhan hidup Ressa secara de facto (rumah dan mobil).
- Ancaman Pembuktian: Pihak kuasa hukum Ressa tidak tinggal diam dan bersiap untuk mematahkan klaim fasilitas dari Denada dengan bukti-bukti di pengadilan.
Hingga saat ini, belum diketahui apakah pertemuan hangat menjelang Lebaran ini akan berujung pada pencabutan gugatan perdata atau proses hukum akan tetap berjalan. Berikut adalah kronologi singkat kemunculan kasus ini ke ranah publik:
| Garis Waktu (Tahun 2026) | Peristiwa Utama |
|---|---|
| Januari | Ressa Rizky Rossano muncul ke publik dan mengajukan gugatan senilai Rp7 Miliar di PN Banyuwangi atas tuduhan penelantaran. |
| Februari | Denada membuat klarifikasi publik, mengakui status Ressa sebagai anak kandung, namun membantah keras tuduhan penelantaran. |
| Maret | Keduanya bertemu secara fisik dengan suasana penuh haru menjelang Hari Raya Idulfitri didampingi psikolog. |



